Dipublish: 16 Agustus 2013, 22:23

KPU Larang Caleg Pasang Baliho

TANA TIDUNG – Peraturan terbaru KPU Nomor 1 Tahun 2013 melarang caleg memasang baliho, banner, bilboard di papan reklame, melainkan hanya membolehkan caleg memasang spanduk. Namun, aturan baru itu belum menuai tanggapan dari caleg, karena KPU belum melakukan sosialisasi terkait aturan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua KPUD Tana Tidung, Romi kepada Koran Kaltim, kemarin.
Namun, Romi belum menjelaskan secara detail maksud diterbitkannya peraturan KPU tersebut. “Saya belum bisa pastikan isi aturan KPU, karena belum terima suratnya. Tapi, larangan memasang baliho menjadi inti dari aturan itu,” jelasnya.
Karena itu, pihaknya masih menunggu terbitnya aturan baru dan siap melakukan sosialisasi ke seluruh caleg Parpol. Kemudian, Panwaslu juga diminta bertindak tegas dengan menertibkan alat peraga kampanye (algaka) yang dilarang bagi caleg. Selain itu, Peraturan Daerah (Perda) tentang Algaka di Tana Tidung belum diterbitkan Pemkab, hal itu membuat KPU inisiatif menggunakan Perda lama yang digunakan pada Pemilu 2009.
Terpisah, Ketua Panwaslu Tana Tidung, Busro mengaku belum menerima surat edaran KPU tersebut. Namun, peraturan KPU tersebut dinilai sudah tepat. Pasalnya, keselarasan antara caleg yang kaya dan tidak memang perlu diatur.
“Untuk azas keadilan, peraturan ini bertujuan agar lebih adil. Selama ini, caleg dengan memiliki modal besar selalu berlebihan dalam kampanye, tapi kurang sosialisasi dengan masyarakat,” ujar Busro.
Sementara itu, salah satu caleg asal Partai Bulan Bintang, Ari Wahyudi  menyambut baik aturan ini. Karena, salah satu upaya caleg harus turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengumpulkan simpati dan dukungan dan bertemu langsung dengan mereka. Ia juga memaparkan visi dan misinya.
Sedangkan caleg lain, Nurdin Hasni asal Partai Amanat Nasional tak mengetahui adanya aturan baru tersebut dan mempertanyakan perbedaan spanduk dan baliho.
“Sebenarnya sama saja, mau spanduk atau baliho. Karena semua ada foto calegnya juga,” ucap Nurdin.
Sesuai aturan, KPU tak melarang memasang baliho, banner dan billboard dengan ukuran besar, tapi hanya dikhususkan bagi Parpol saja. Sedangkan caleg tak diperkenankan. Informasi dihimpun terkait aturan baru itu akan dimasukkan dalam draf perubahan tentang pedoman pelaksanaan kampanye. (van413)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger