Home >> Balikpapan >> KPU akan Lelang Satu Kontainer Logistik Sisa Pemilu
SIAP DILELANG: Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menunjukkan logistik sisa Pemilu yang siap dilelang sebanyak satu kontainer di belakang kantor KPUD Balikpapan.
SIAP DILELANG: Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menunjukkan logistik sisa Pemilu yang siap dilelang sebanyak satu kontainer di belakang kantor KPUD Balikpapan.

KPU akan Lelang Satu Kontainer Logistik Sisa Pemilu

BALIKPAPAN- KPUD Kota Balikpapan telah mendapat persetujuan dari Kearsipan Negera, dan KPKNL untuk melakukan pemusnahan dan lelang barang milik negara berupa berkas surat suara, bilik suara, formulir-formulir pemilu sejak 2006 hingga 2013.
Jumlah barang siap lelang mencapai satu kontainer yang terletak di bagian belakang gedung KPUD. Sementara berkas yang rusak sudah siap untuk dimusnahkan karena bercampur dengan air sehingga berbentuk gumpalan hitam kertas basah.
Ketua KPUD Kota Noor Thoha menyebutkan KPUD juga sudah mendapat persetujuan dari Sekjen KPU. “Sekarang ini tinggal eksekusi. Nanti kita plenokan berapa keseluruhan logistik yang akan dimusnahkan dan dilelang. Nanti KPKNL yang eksekusi,” terang Noor Thoha, kemarin.
“Kalau dilelang barang itu bisa didaur ulang. Kalau dimusnahkan itu sudah hancur tidak bisa dipakai lagi. Sudah gumpal-gumpal kena hujan. Itu ada surat suara mulai tahun 2006, 2009,2011 dan 2013,” sambungnya.
Akibat menumpuknya berkas yang sudah tidak terpakai itu, membuat gudang yang dimiliki KPUD sudah tidak mampu menampung sehingga harus segara dimusnahkan atau dilelang. “Yang lama itukan proses permohonan dimusnahkan atau dilelang. Itukan barang milik negara nggak bisa serta merta dimusnahkan harus ke ORI, KPKNL, ke Dirjen itu prosesnya lama,” terangnya.
Dari lelang itu, akan ada uang masuk yang nantinya dimasukan ke dalam kas negara. “Sudah taksir barang itu oleh KPKNL kira-kira nilainya sekian. Nanti kita lelang,”ucapnya.
Lelang ini akan terbuka untuk umum. Nanti seandainya tidak ada yang berminat atau gagal lelang maka barang itu akan dimusnahkan. “Lelang sampai tiga kali nanti sampai nggak laku-laku, nggak ada yang mau ya kita musnahkan. Kertas-kertas itu barang laku bisa didaur ulang jadi bubur kertas,” ujarnya.
Dari data-data KPUD kota, diketahui berat berkas Pilwali tahun 2006 sebanyak 1.372 Kg tahun 2011 sebanyak 2.014 Kg dan berkas Pilgub 2008 sebanyak 1.308 Kg dan berkas Pilgub 2013 sebanyak 2.380 Kg. (din)