Home >> Politik >> KPU Pinjamkan 1.440 Logistik Dukung Pilkades Serentak
Pinjam Logistik: Koordinator Divisi Logistik KPU Paser, Abdul Qayyim Rasyid menyerahkan secara simbolis peminjaman logistik Pemilu untuk Pilkades Serentak 2016.
Pinjam Logistik: Koordinator Divisi Logistik KPU Paser, Abdul Qayyim Rasyid menyerahkan secara simbolis peminjaman logistik Pemilu untuk Pilkades Serentak 2016.

KPU Pinjamkan 1.440 Logistik Dukung Pilkades Serentak

TANA PASER – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser meminjamkan logistik Pemilu kepada pihak panitia penyelenggara jenjang desa yang dikoordinir panitia jenjang kabupaten. Keputusan ini sebagai upaya mensukseskan gelaran Pemili-han Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama, Rabu (23/11).
“Ini kegiatan distribusi logistik, yang dimulai 23-29 November 2016. Sebagaimana diketahui, ada 71 desa di Paser yang akan melaksanakan Pilkades serentak gelombang pertama pada 2016,” kata Ketua KPU Kabupaten Paser, Eka Yusda Indrawan, kemarin.
Untuk teknisnya, pengambilan logistik Pemilu difasilitasi panitia Pilkades di jenjang kabupaten, dalam hal ini Badan Pemberdayaan Masya-rakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Paser. Dikatakan dia logistik KPU, seperti kotak suara, bilik suara, alat coblos dan bantalan adalah barang milik negara. Oleh sebab itu, peminjaman logistik untuk keperluan Pilkades Serentak 2016 Kabupaten Paser tidak dipungut biaya atau gratis.
“Meskipun tersimpan di KPU, tapi ba-rang ini kan milik negara. Sehingga, jangan sampai ada pikiran ataupun pandangan kalau pinjam logistik akan dipungut sewa atau bayar. Jadi, silakan dipinjam sesuai kebutuhan, dan kami hanya akan mencatatnya sesuai kebutuhan yang diminta,” ujarnya.
Berdasarkan catatan KPU, ada sebanyak 1.440 item barang yang dipinjam untuk keperluan Pilkades serentak. Masing-masing, kotak suara 135 item, bilik suara 435 item, alat coblos sebanyak 435 item dan bantalan coblos sebanyak 435 item.
“Berdasarkan ketentuan Pilkades Serentak Kabupaten Paser, kuota setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) adalah sebanyak 1.000 pemilih. Oleh karena itu, masing-masing desa akan berbeda kebutuhan logistik pilkades-nya, tergantung berapa banyak jumlah TPS di desa, ada yang hanya satu dan ada yang sampai lima TPS,” paparnya.
“Kami harap semua berpartisipasi menggunakan hak pilihnya, 7 Desember. Karena, hasil pilihannya akan menentukan arah desa selama 6 tahun kedepan,” imbuh Eka yang saat itu didampingi Koordinator Divisi Logistik KPU Paser Abdul Qayyim Rasyid. (sur)