Dipublish: 19 April 2013, 21:34

KPU Setujui Penggunaan KTP dan KK

PENAJAM – Polemik bisa tidaknya penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) untuk mencoblos di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya terjawab sudah. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyetujui penggunaan KTP dan KK tersebut 25 April nanti.
Menurut Ketua KPU PPU, Andi Arfin, kebijakan boleh mencoblos dengan menunjukkan KTP dan KK itu, berdasarkan Surat edaran KPU Nomor 186/KPU/III/2013 yang diterbitkan KPU. Edaran tersebut perihal penjelasan tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 85/PUU-X/2012 yang ditandatangani Ketua KPU Husni Kamil Manik tertanggal 27 Maret 2013.
“Disetujui menerapkan putusan MK Nomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 tentang penggunaan KTP dan KK bagi warga yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT),” kata Andi Arfin kepada Koran Kaltim siang kemarin.
Dibeberkannya, isi surat edaran itu menjelaskan putusan MK bernomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 yang mengadili perkara pengujian UU Nomor 32 tahun 2004 tentng Pemerintahan Daerah. Dan terkait penyelenggaraan Pemilukada, khususnya tahapan pemungutan dan perhitungan suara di TPS. Disampaikan bahwa pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPS, DPSHP, DPSHP akhir dan DP4, dapat memberikan hak suaranya dengan ketentuan yang diatur. Yakni menunjukkan KTP dan KK yang masih berlaku atau sama sejenisnya.
Pemilih yang menggunakan KTP dan KK tersebut, lanjutnya, hanya dapat dilakukan di TPS yang berada di RT dan RW atau nama sejenisnya sesuai dengan alamat yang tertera di dalam KTP. Sebelum menggunakan hak pilihnya, yang bersangkutan terlebih dahulu mendaftaran diri pada KPPS setempat. “Masyarakat yang menggunakan haknya dengan KTP dan KK, hanya bisa mencoblos dalam waktu satu jam sebelum selesainya pemungutan suara di TPS,” ujarnya.
Bagi pemilih yang menggunakan hak pilih dengan hanya menunjukan KTP dan KK, dicatat dalam formulir C1-KWK pada kolom pemilih dari TPS lain. Dan dicatat juga pada formulir C3 yang merupakan formulir pernyataan keberatan saksi dan kejadian khusus yang berhubungan dengan hasil pemungutan suara dan perhitungan suara Pemilukada di TPS.
Tahapan kampanye sendiri, akan berakhir Minggu (21/4) nanti. Masa tenang dari Senin (22/4) hingga Rabu (24/4) mendatang. Diharap-kan seluruh warga PPU yang memiliki KTP dan KK bisa datang ke TPS. (nav)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger