Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Kredit Bermasalah Masih Mengancam

Kredit Bermasalah Masih Mengancam


korankaltim
korankaltim
2016-10-14 19:35:55
Daya Tahan Bank Cukup Kuat



SAMARINDA - Bank Indonesia menyatakan ketahanan sektor per-bankan di Provinsi Kalimantan Timur masih cukup kuat di tengah pertum-buhan ekonomi Bumi Etam yang masih terkontraksi dan defisit pada APBD. Deputi Kepala Kantor Pewakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kalimantan Timur Bidang Ekonomi dan Moneter Harry Aginta mengatakan, perekonomian Kaltim pada semester I/2016 ini belum mengalami perbaikan yang signifikan dan masih mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus sebesar 1,15%.

“Memang masih ada faktor resiko ke depan seperti peningkatan NPL dan prospek pertumbuhan ekonomi yang belum membaik,” ujarnya belum lama ini.

Hingga akhir tahun ini, Harry memperkirakan masih terdapat faktor risiko perekonomian Kaltim seperti harga komoditas batu bara yang masih belum berubah. Harga batu bara di pasar dunia yang masih belum pulih tersebut sangat berimbas pada kinerja ekspor Kaltim karena sebagian besar ekonomi Kaltim ditopang oleh sektor pertam-bangan.

Selain itu, dari sisi belanja pemerintah juga terdapat risiko pengurangan belanja. Sebab, pemotongan dana transfer daerah dalam APBN berimplikasi pada APBD dan cukup berdampak pada konsumsi dan belanja pemerintah.

“Paling tidak dari dua risiko itu kami memperkirakan hingga akhir tahun ini pertumbuhan ekonomi Kaltim masih terkontraksi tetapi lebih baik dari tahun lalu karena ada kegiatan pembangunan infrastruktur.”

Kendati demikian, di tengah kondisi perekonomian yang masih mengalami pertumbuhan minus dan APBD yang terbatas, ketahanan sektor perbankan di Kaltim terbilang masih cukup baik.

“Stabilitas sistem keuangan di Kaltim masih cukup kuat meskipun kondisi ekonominya mengalami tekanan. Bank yang berkantor pusat di sini hanya satu yakni Bank Kaltim sehingga sistem keuangan perbankan di Kaltim belum mengkhawatirkan.”

Sementara Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kaltim Dwi Ariyanto menuturkan, kondisi likuiditas sektor perbankan di Kaltim cukup kuat menghadapi tekanan perekonomian Kaltim yang masih melemah.

“CAR di posisi Juni 2016 rerata diatas 20%, masih bagus dan kuat. Likuiditas perbankan di Kaltim ini cukup bagus. Untuk LDR sebesar 77,68%, aset perbankan di sini mencapai Rp105,5 triliun,” ujarnya.

Hingga semester I/2016, pengum-pulan dana pihak ketiga (DPK) per-bankan di Kaltim mengalami kenaikan sebesar 3,51% dari akhir tahun lalu yang senilai Rp83,6 triliun menjadi Rp86,55 triliun.

Namun bila dibandingkan dengan Juni 2015, perolehan simpanan masya-rakat pada tahun ini mengalami penurunan sebesar 7,43% dari sebelum-nya senilai Rp93,5 triliun. “Memang ada penarikan dana oleh masyarakat saat kondisi seperti ini,” kata Dwi.

Sementara itu, penyaluran kredit perbankan di Kaltim mencapai Rp67,24 triliun hingga Juni 2016, naik tipis sebesar 0,34% dari akhir tahun lalu yang senilai Rp67,01 triliun. Dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yakni Juni 2015, fungsi intermediasi perbankan di Kaltim pada paruh pertama tahun ini mengalami kenaikan sebesar 2,27% dari Rp65,7 triliun. (bis)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 112 kali
img