Home >> Berau - Kubar >> Krisis Listrik, PLN Jangan Jual Janji
MESIN pembangkit yang sedang mengalami perbaikan. Masyarakat meminta agar PLN tidak hanya sekedar memberikan janji belaka dalam pemenuhan listrik di Berau.
MESIN pembangkit yang sedang mengalami perbaikan. Masyarakat meminta agar PLN tidak hanya sekedar memberikan janji belaka dalam pemenuhan listrik di Berau.

Krisis Listrik, PLN Jangan Jual Janji

PLN Rencana Sewa Pembangkit 4 MW dari Kaltimex

TANJUNG REDEB – Untuk mengatasi persoalan listrik yang berkepanjangan sampai saat ini, PT PLN area Berau berencana menyewa kembali mesin dari Kaltimex berkapasitas 4 Megawatt (MW). Apabila berjalan sesuai dengan rencana, mesin tersebut akan datang paling lambat Januari 2017 mendatang. Masyarakat pun meminta agar PLN tidak hanya sekedar memberikan janji, sebagaimana selama ini disampaikan kepada masyarakat.
“Yang kita butuhkan bukan hanya maaf atau janji dari PLN, tapi bagaimana realisasinya agar krisis listrik ini bisa diatasi. Karena selama ini kami nilai tidak ada upaya yang nyata dari PLN dalam mengatasi persoalan listrik sampai akhirnya pemadaman sering terjadi,” ujar Ketua KOPI (Komunitas Pendidikan Indonesia) Berau, Fery dalam dialog pembahasan listrik antara pemerintah dengan PLN dan masyarakat, di kantor Bupati Berau, Senin (21/11).
Semenara Jogras Ketua HMI Berau, meminta agar PLN lebih transparan kepada masyarakat luas, sekaligus rencana kedatangan mesin tersebut dapat dipublikasikan prosesnya, sehingga masyarakat menjadi tahu, bahwa PLN berupaya untuk mengatasi persoalan ini.
“Kalau bisa diunggah di media sosial, sudah seperti apa perkembangannya. Karena kita masyarakat kan butuh kepastian, apakah mesin ini akan datang atau tidak,” tegasnya.
Menangapi hal tersebut, Manajer PT PLN (Persero) Wilayah Kalimatan Timur-Kalimantan Utara Bidang Pembangkitan Edwin Bangun menjelaskan,pihaknya berjanji akan mendatangkan mesin sewa dari Kaltimex ini sebagai upaya jangka pendek dalam mengatasi krisis listrik yang berkepanjangan saat ini. Sementara dalam jangka menengah, akan menggeber pembangunan PLTU Teluk Bayur berkapasitas 2×7 megawatt. Sedangkan untuk jangka panjang, PLN juga akan membangun gardu induk (GI) dan jaringan transmisi TT untuk menghubungkan dengan sistem Mahakam dan ditarget selesai 2019-2020.
Sementara usai dialog, Manajer PT PLN (Persero) area Berau Ari Prasetyo mengatakan, pihaknya tetap memperhatikan kebutuhan listrik dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu terlihat dengan rencana yang akan diambil PLN dalam jangka pendek, menengah dan panjang. “Tidak mungkin janji tinggal janji saja, kita buktikan nanti pada Januari mesin pasti sudah ada di PLTD Sambaliung untuk dioperasikan,” tegasnya.
“Kita tunggu saja selesai PLTU Teluk Bayur ini ditambah lagi mesin kita mau datang 1×10 megawatt, jadi total ada 24 megawatt, itu sudah besar. Jadi tidak akan lagi ketakutan kekurangan daya nantinya,” pungkasnya. (sam)