Breaking News
Home >> Ekonomi kaltim >> KTNA Berhasil Budidayakan Bawang Merah di Kubar
PANEN PERDANA: Ketua KTNA Kubar Jackson John Tawi bersama anggota DPRD dan Kepala KKPP Kubar, Abraham  panen perdana bawang merah di  Kampung Linggang Melapeh.
PANEN PERDANA: Ketua KTNA Kubar Jackson John Tawi bersama anggota DPRD dan Kepala KKPP Kubar, Abraham panen perdana bawang merah di Kampung Linggang Melapeh.

KTNA Berhasil Budidayakan Bawang Merah di Kubar

Panen Perdana Dilakukan Ketua DPRD Kubar

SENDAWAR – Menyikapi kondisi harga bawang merah yang selama ini cukup tinggi sejak beberapa bulan lalu, Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berhasil mengarahkan para petani di Kampung Linggang Melapeh, Kecama-tan Linggang Bigung, dengan uji coba bercocok tanam bawang merah di wilayah itu.
“Kebun uji coba tanaman bawang merah di atas lahan 500 meter ini dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Dengan berbagai teknik dan perawatan, akhirnya berhasil memuaskan,” jelas Ketua Umum KTNA Kubar, Jackson John Tawi, yang juga Ketua DPRD Kubar, saat panen perdana bawang merah tersebut di kebun petani Linggang Melapeh, beberapa hari lalu.
John Tawi yang melakukan panen perdana bawang merah itu didampingi dua anggota DPRD lainnya yakni Lusiana Ipin dan Sri Upami, serta Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (KKPP) Kubar, Abraham, mengungkap-kan, melihat kondisi tersebut, dipastikan di Kubar ke-depan dapat dikembangkan komoditas tanaman bawang merah. Sehingga dapat mengatasi kelangkaan bawang merah di daerah akibat tingginya permintaan.
“Bibit bawang merah itu didatang-kan Provinsi Jawa Timur.Tetapi petani bawang merah harus diberikan penyu-luhan yang baik, agar bisa mengatasi nama penyakit. Ke depan kita rencana-kan mendatangkan konsultan khusus dalam pengembangan komoditas bawang merah ini di Kubar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KKPP Kubar Abraham menyatakan mendukung wacana program KTNA Kubar untuk mengembangkan tanaman bawang merah. Sekadar diketahui, saat ini harga bawang merah di sejumlah pasar tradisional di Kubar rata-rata Rp 40 ribu per kilogram. Kebutuhan bawang merah di Kubar selama ini dipasok dari luar, terutama dari Pulau Jawa dan Sulawesi. (imr)