Kukar Belum Mampu Cetak Sawah Besar


korankaltim
korankaltim
2016-10-05 05:00:10
TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara menyatakan Kukar belum mempu mencetak sawah baru dalam jumlah besar karena keterbatasan SDM petani. Rata-rata petani kukar berusia lanjut.

Menurut Edi, untuk mensiasasi agar petani muda bermunculan, Pemkab Kukar akan membentuk klinik pemuda mandiri yang akan membina para petani muda.

“Sesuai RPJMD Kukar 2016-2021, kita fokus terhadap dua sektor, yaitu pertanian dalam arti luas dan pariwisata,” kata Edi Damansyah, belum lama ini.

Edi merasa prihatin karena yang menggarap pertanian di Kukar petaninya itu-itu saja, tidak ada penambahan petani baru, pembukaan sawah baru, dan tanaman yang ditanam petani juga sama.

“Tantangan ke depan kita, bagaimana produk pertanian Kukar bisa dipasarkan di luar Kaltim. Kukar sudah mampu memenuhi kebutuhan produk pertanian di Kaltim,” ujarnya.

Sementara itu, Kadistan TP Sumarlan menegaskan Kukar belum mampu mencetak sawah baru dalam jumlah yang besar karena ketersedian SDM pertanian yang minim. Padahal program bantuan cetak sawah baru selalu ada dari Kementerian Pertanian. Kukar hanya mampu mencetak sawah baru alam skala kecil.

“Untuk tahun ini, cetak sawah baru hanya seluas 85 hektare saja di Kecamatan Muara Kaman, “ ujarnya.

Dekan Faperta Unikarta M Fadli menyebut kebutuhan petani muda menyesuaikan dengan cetak sawah baru.

Jika akan membuka cetak sawah baru seluas 1.000 hektare dengan perbandingan satu haktare satu petani, maka Kukar membutuhkan 1.000 petani muda, tapi jika sulit dilakukan cetak sawah baru, lebih baik pemkab fokus untuk meningkatkan produksi tanam.

“Lebih baik lahan eksisting yang ada sekarang yang sudah jelas ada petani lebih ditingkatkan masa tanamnya, yang sebelumnya dua kali tanam dalam setahun, ditingkatkan menjadi tiga kali tanam,” pungkasnya. (ran415)

loading...

baca LAINNYA