Home >> PEMKAB_KUTAI KARTANEGARA >> Kukar Optimistis Pertahankan WTP
UCAPAN SELAMAT: Marli memberi ucapan selamat kepada pimpinan baru BPK RI Perwakilan Kaltim yakni Dori Santosa usai serah terima jabatan.
UCAPAN SELAMAT: Marli memberi ucapan selamat kepada pimpinan baru BPK RI Perwakilan Kaltim yakni Dori Santosa usai serah terima jabatan.

Kukar Optimistis Pertahankan WTP

Marli Hadiri Sertijab Kepala BPK Kaltim

TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara melalui Sekkab H marli mengucapkan selamat kepada Dori Santosa sebagai pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Per-wakilan Kaltim yang baru mengganti-kan pejabat lama Adi Sudibyo yang dimutasi ke Provinsi Papua Barat.
Hal tersebut dikatakan Marli usai menghadiri serah  terima jabatan Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim yang berlangsung di Aula Kantor BPK RI Kaltim, Jumat (25/11).
“Saya atas nama Pemkab Kukar menyampaikan apresiasi kepada pimpinan lama BPK RI Kaltim Adi Sudibyo atas kerja samanya selama ini, sehingga Kukar dapat mempertahankan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dan berharap kepada pimpinan baru ini nantinya dapat menjalin kerja sama yang baik pula,” kata Marli.
Marli mengutip pernyataan Anggota VI BPK RI Prof Dr Bahrullah Akbar yang menyampaikan agar bupati/walikota meningkatkan koordinasi terutama menginstruksikan inspektoratnya selalu berkoordinasi dengan BPK RI Perwakilan.
“Ada tiga poin penting yang disampaikan pertama, masalah akuntasi pelaporan keuangan. Kedua, ada bahasa dijaga kalau ada kegiatan yang kemahalan di luar target, jangan sampai melebihi 25-30 persen dari anggaran, dan ketiga, jangan sampai ada kegiatan fiktif. Tentu ini menjadi perhatian serius Pemkab Kukar agar dapat kembali mempertahankan opini WTP,” ujarnya.
Marli akan menyampaikan kepada semua SKPD agar memperhatikan masalah pelaporan keuangan daerah, sehingga tahun 2016 Kukar dapat mempertahankan opini WTP.
“Saya berharap semua SKPD terus bekerja dengan baik dan yang terpenting agar memperhatikan pengelolaan keuangan daerah dan apa yang menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan pemerintahan yang bersih terus terjaga.  Ketika kita sudah melaksanakan pekerjaan dengan baik maka auditor tidak perlu ditakuti, malah kita memerlukannya untuk mengantisipasi dalam melakukan kegiatan sesuai dengan regulasi atau aturan yang berlaku,” jelas Marli. (hmp01)29