Home >> Bontang - Kutim >> Lahan Bandara Badak Terkena Kilang
PESAWAT diparkir di apron Bandara Badak LNG
PESAWAT diparkir di apron Bandara Badak LNG

Lahan Bandara Badak Terkena Kilang

Pertamina Minta Pemkot Percepat Bangun Bandara Perintis

BONTANG – Pertamina menetapkan syarat yang cukup berat bila ingin megaproyek pembangunan kilang minyak dibangun di Bontang. Salah satu syaratnya adalah Bontang harus secepatnya membangun Bandar udara (bandara). Itu untuk kebutuhan selama proses pembangunan berjalan.
Bandara Bontang diharapkan secepatnya dibangun. Sebab, Bandar udara milik PT Badak LNG masuk dalam perencanaan kilang minyak. Kalau ingin kilang segera dibangun, maka Pemkot harus merealisasikan pembangunan bandara. Karena, selama proses pembangunan, jalur udara pasti akan sangat diperlukan.
“Bandara perintis Bontang di Nyerakat Kiri harus selesai dulu. Agar transportasi udara tetap ada,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Kebandaraan dan Telekomunikasi Dishubkominfo Bontang, Arianto.
Syarat itu telah disanggupi Pemkot Bontang. Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badak LNG. Isi MoU menyatakan, ketika bandara selesai dibangun, relokasi bandara Badak LNG juga akan dilakukan.
“Karena kilang ini program prioritas Presiden Jokowi, jadi Badak sepakat pindahkan bandara. Kami tim percepatan juga komitmen untuk rampungkan bandara perintis ini,” tukasnya.
Dia menjelaskan, ketika anggaran pembebasan lahan bandara Bontang Lestari disepakati Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Bontang, maka Februari 2017 dapat masuk ke tahapan lelang pertama. Diharapkan pembebasan lahan bisa rampung dalam 2017 mendatang.
Sedang pada 2018 nanti, akan bisa melangkah pada tahap pematangan lahan dan proses lain. Sehingga, paling lama 2019, pembangunan bandara sudah bisa berjalan. Nah, ketika pembangunan bandara sudah dilakukan, Pemkot juga berharap Badak LNG juga membangun kilang.
“Fisiknya tiga tahun, yang dibangun pusat. Artinya, 2022 nanti pembangunan tahap satu sudah bisa rampung. Harapan kita, bisa seiring dengan pembangunan kilang,” katanya. (ram914)