Breaking News
Home >> Kutai Kartanegara >> Lapas Anak Direhab Tahun Depan
MENUNGGU ANGGARAN:  Eks RSUD AM Parikesit yang dihibahkan ke Kemenkum RI untuk dijadikan Lapas Anak dan Perempuan. Bangunan ini perlu direhab agar menyerupai penjara sebelum difungsikan.
MENUNGGU ANGGARAN: Eks RSUD AM Parikesit yang dihibahkan ke Kemenkum RI untuk dijadikan Lapas Anak dan Perempuan. Bangunan ini perlu direhab agar menyerupai penjara sebelum difungsikan.

Lapas Anak Direhab Tahun Depan

Usulan Tak Masuk APBN 2016

TENGGARONG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menunda pengoperasian Lapas Anak dan Perempuan Tenggarong pada 2017 mendatang.
Kepa Lapas Kelas IIB Tenggarong M Ikhsan mengatakan, usulan anggaran Rp3 miliar yang diajukan tak terakomodir di APBN tahun ini.
“Usulan tidak masuk di APBN 2016, baru masuk tahun depan. Itu juga masih angka kasar, bisa saja berkurang,” kata Ikhsan kepada Koran Kaltim, Jumat (18/11).
Padahal, kata Ikhsan, petugas di lapas yang akan menempati bagunan eks RSUD Aji Muhammad Parikesit itu sudah disiapkan. “Strukturnya sudah siap, dari kalapasnya sampai sipir,” jelas Ikhsan.
Menurut Ikhsan, saat ini, Lapas Tenggarong bertugas untuk menjaga bangunan eks rumah sakit tersebut. Jika sudah difungsikan, Lapas itu sepenuhnya di bawah tanggung jawab Salis Farida, Kepala Balai Pemasyarakatan (Kabapas) Balikpapan yang telah ditetapkan menjadi Kalapas Anak dan Perempuan Tenggarong.
Ikhsan tidak ingin berspekulasi berapa ruangan yang akan digunakan. Sebab, selain ruangan akan dibagi dengan BNN sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba, dana untuk merehab bangunan itu juga belum tersedia.
“Kalau disetujui semua (Rp3 miliar, Red), semua ruangan kita manfaatkan, tapi kalau cuma setengahnya saja, kita utamakan yang prioritas, seperti ruang kantor, ruang tahanan, ruang besuk, dan dapur,” ucap Ikhsan. (ind)