Home >> Hukum & Kriminal >> Laptop Dicuri, Arifin Tertunda Skripsi
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Laptop Dicuri, Arifin Tertunda Skripsi

Data Skripsi Lenyap Dibawa Kabur Maling

TARAKAN – Rencana Arifin untuk mengikuti wisuda di salah satu Perguruan Tinggi di Tarakan, awal tahun depan sepertinya bakal tertunda. Hal ini terjadi bukan karena belum siap menghadapi ujian, melainkan laptop miliknya berisi semua data skripsi lenyap dibawa kabur maling.
Warga RT 5 Gang Melati, Kelurahan Karang Balik ini, baru menyadari laptop miliknya hilang saat bangun tidur, Kamis (17/11) sekira pukul 08.00 Wita. Selain laptop miliknya, laptop milik adiknya juga turut hilang. “Pelakunya masuk lewat pintu belakang rumah, padahal tidak terlihat dari jalan pintunya,” ujarnya.
Arifin menduga, tamu tak diundang ini masuk ke rumah kosnya dinihari. Pasalnya, ia baru pulang ke kosan yang terletak di perumahan padat penduduk ini sekira pukul 01.00 Wita. “Waktu itu ada beberapa teman juga menginap di kos, tapi kok tidak ada yang sadar waktu maling masuk. Dompet isi uang sekitar Rp700 ribu juga hilang,” sesalnya.
Terpisah, Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Hadi Sucipto menambahkan saat menyadari ada pintu yang terbuka, korban langsung mem-bangunkan beberapa rekannya kemudian melakukan pe-meriksaan di sekitar rumah. “Selain mengambil dua unit laptop, dua buah tas dompet dan jaket milik korban juga ikut raib. Pelaku diduga se-telah masuk ke dalam rumah ke-mudian mematikan lampu dan langsung menjalankan aksinya mengambil barang berharga,” jelasnya.
Iptu Hadi mengungkapkan, Tim Identifikasi Satreskrim juga sudah melakukan olah TKP. “Sudah kita tindak lanjuti, kalau dari pengakuan korban kerugian lebih Rp 11 juta,” katanya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Iptu Hadi meminta masyarakat mulai mengaktifkan kembali Poskamling. “Jadi, masyarakat ikut terlibat menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sendiri. Tapi, saya harap jika ada orang yang mencurigakan atau tertangkap tangan, langsung hubungi polisi, jangan main hakim sendiri,” tegasnya. (saf)