Breaking News
Home >> Samarinda >> Layanan BPPTSP Raih Dua Penghargaan dari Fesma
PRESTASI: Agustus lalu menerima penghargaan dari Disparkominfo, di penghujung tahun perwakilan dari BPTSP (kanan) kembali mendapat penghargaan.
PRESTASI: Agustus lalu menerima penghargaan dari Disparkominfo, di penghujung tahun perwakilan dari BPTSP (kanan) kembali mendapat penghargaan.

Layanan BPPTSP Raih Dua Penghargaan dari Fesma

SAMARINDA – Program inovasi pelayanan yang terus diluncurkan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP) Samarinda kian berbuah manis. Setelah meraih penghargaan nasional dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang diterima Walikota Samarinda, Syaharie Jaang beberapa bulan lalu di Jakarta, kini instansi yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat itu kembali menerima penghargaan tingkat lokal.
Dalam Festival Inovasi Mahakam yang merupakan bagian dari Festival Mahakam (Fesma) 2016 yang berlangsung di Big Mall pekan lalu, BPPTSP Samarinda kembali mengungguli sekian banyak Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) dengan keluar sebagai juara I. Sekretaris BPPTSP Samarinda, Ida Nursanti mengaku cukup bangga dengan kerja sama tim di BPPTSP. Meski hanya berupa piagam penghargaan, namun menurutnya itu bukan persoalan mudah dan setidaknya bisa terus memacu kinerja para staf. “Ada tiga program inovasi pelayanan unggulan yang selalu kami tonjolkan selama ini yaitu Syaharie Jaang, SMS dan Hancapi,” kata Ida
Syaharie Jaang merupakan inovasi pelayanan satu hari selesai dan bisa langsung dibawa pulang. Dengan program ini, warga yang ingin mengurus izin tak perlu susah payah membawa berkas. Cukup hanya dengan kartu Syaharie Jaang saja, bisa langsung terbaca di sistem komputer soal semua berkas dan dokumennya. Jika dianggap layak, maka izinnya bisa langsung jadi di hari yang sama.
“Sat ini sudah lebih dari 300 kartu yang ada di tangan warga. Tapi ini khusus TDP (Tanda Daftar Perusahaan) dan perpanjangan izin. Paling lambat lima jam. Asalkan Kepala BPPTSP ada di tempat. Karena untuk tanda tangan memang tidak bisa diwakilkan. Tapi kalau mengurus baru, tentunya tidak bisa karena memang perlu kelengkapan berkas. Yang jelas kalau tidak ada masalah, langsung bisa diproses,” terangnya.
Untuk inovasi SMS (Sunday Morning Service) merupakan loket pelayanan yang mereka buka pada hari Minggu. Selama ini loket tersebut dibuka di Komplek Stadion Madya Sempaja mulai pukul 06.00 sampai 09.00 Wita. Sengaja di Stadion Sempaja untuk menyasar warga yang tengah berolahraga di sana. “Di sini warga bisa mengambil formulir maupun mengembalikan formulir. Pokoknya kita layani semaksimal mungkin. Bagi yang sibuk di jam kantor, mungkin bisa memanfaatkan SMS ini,” terang Ida.
Selain itu inovasi yang juga tidak kalah pentingnya lanjut mantan Kabag Umum Pemkot Samarinda itu, adalah Hancapi (Handal, Cakap, Inovatif). Pada program ini lebih menekankan pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) BPPTSP dalam menyukseskan sejumlah program inovasi dimaksud.
“Kita juga punya tim yang solid. Setiap program inovasi, pasti ada timnya sendiri-sendiri. Intinya kami ingin mendekatkan sekaligus memudahkan pelayanan perizinan bagi masyarakat,” pungkasnya. (ms315/hms)