Home >> Berau - Kubar >> Lebih Cepat dari Rencana Semula
PERBAIKAN mesin 3 PLTU Lati sengaja digenjot untuk percepatan penyelesaian. Saat ini, mesin tersebut sudah normal kembali dan masuk dalam sistem PLN Tanjung Redeb.
PERBAIKAN mesin 3 PLTU Lati sengaja digenjot untuk percepatan penyelesaian. Saat ini, mesin tersebut sudah normal kembali dan masuk dalam sistem PLN Tanjung Redeb.

Lebih Cepat dari Rencana Semula

Boiler 3 PLTU Lati Selesai Diperbaiki, Listrik Normal Lagi

TANJUNG REDEB – Kerja keras yang dilakukan PLTU Lati dalam perbaikan boiler 3 membuahkan hasil. Dengan mengerahkan sekitar 30 pekerja memperbaiki mesin berkapasitas 1×7 MW, perbaikan boiler 3 ini lebih cepat dari rencana semula 25 November. Saat ini, suplai daya ke sistem PLN Tanjung Redeb, diklaim sudah kembali normal sebagaimana mestinya.
“Alhamdulilah sudah bagus kembali mesin kita, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Kita memang sengaja menggenjot agar pengerjaan ini cepat selesai. Saat ini sudah tidak ada kendala lagi, dan Rabu malam sudah kita uji coba untuk masuk sistem,” kata Direktur IPB Najamuddin saat dikonfirmasi, Kamis (24/11).
Ditanya lebih jauh soal kondisi 2 mesin yang sebelumnya dipaksakan sembari menunggu perbaikan boiler 3 ini selesai dikerjakan, menurut Najamuddin, pihaknya masih terus mengawasi kondisi mesin tersebut. Apabila memang dalam keadaan yang tidak maksimal, maka perbaikan tentu akan dilakukan sebelum kondisinya seperti boiler 3.
“Kalau jadwalnya kan mesin 2 ini akan dilakukan pemeliharaan tahunan selama 15 hari di Februari nanti. Kita lihat nanti apakah mesin PLN sudah datang nantinya. Yang jelas jangan sampai ditunda lagi seperti mesin 3 ini, bisa-bisa akan terjadi kerusakan parah lagi,” tegasnya.
Sementara Wakil Bupati Agus Tantomo mengapresiasi atas kerja cepat yang dilakukan PLTU Lati sehingga perbaikan lebih cepat dari jadwal, hingga mesin pembangkit beroperasi kembali seperti semula. Ia juga meminta agar PLN tetap memegang janji untuk menyewa kembali mesin cadangan dari Kaltimex sebesar 4 MW, sebagai antisipasi kejadian serupa terulang kembali. “PLN tentu harus menyiapkan cadangan, sehingga kalau ada perbaikan lagi sudah ada persiapan,” pesannya.
Agus juga menegaskan, meskipun boiler 3 ini sudah beroperasi kembali untuk memenuhi daya di sistem jaringan ini, namun bukan merupakan solusi jangka panjang dalam pemenuhan listrik ke masyarakat.
“Yang harus kita tegaskan di sini, listrik merupakan tanggung jawab PLN dan pemerintah daerah hanya membantu saja. Jadi PLN harus berupaya untuk memenuhi layanan ini,” tegasnya.
Sementara Manager Rayon Tanjung Redeb PT PLN area Berau, Teguh Budi Oktavianto menyampaikan saat ini belum ada lagi informasi terkait pemadaman bergilir. Mengingat unit 3 PLTU Lati sudah masuk dalam sistem sejak pukul 13.00 WITA kemarin. “Semoga sistem terus aman lah, sembari dalam proses penambahan sewa mesin Kaltimex,” ujarnya singkat. (sam)