Home >> Olahraga Daerah >> Lima Atlet Kaltim Masuk Seleksi Nasional
SELEKNAS : Meski pada PON XIX di Jawa Barat, petenis meja Bumi Etam gagal mempersembahkan medali untuk Kaltim, tetapi 5 petenisnya tetap diperhitungkan untuk mengikuti ajang seleknas persiapan menghadapi SEA Games dan Asian Games 2018 mendatang.
SELEKNAS : Meski pada PON XIX di Jawa Barat, petenis meja Bumi Etam gagal mempersembahkan medali untuk Kaltim, tetapi 5 petenisnya tetap diperhitungkan untuk mengikuti ajang seleknas persiapan menghadapi SEA Games dan Asian Games 2018 mendatang.

Lima Atlet Kaltim Masuk Seleksi Nasional

Cabang Olahraga Tenis Meja

SAMARINDA – Cabang olahraga tenis meja, Kaltim tergolong kurang kinclong. Terlebih saat gearan PON Jabar lalu, kontingen Benua Etam gagal menyumbangkan medali. Tapi, bukan berarti atlet tenis meja Kaltim tanpa potensi. Saat ini ada lima atlet tenis meja Kaltim yang sudah mengantongi surat pemanggilan untuk bergabung dalam pelatihan nasional (Pelatnas) yang dipersiapkan untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.
Lima petenis meja Kaltim seluruhnya berusia muda, mereka masing-masing M. Zahru, Syafril Setiawan, Riri Audira, Winda Dwi Rahayu dan Habibie Wahid.
Pelatih Tenis Meja Kaltim, Dedy Dacosta mengatakan memang kegagalan tim tenis meja di PON lalu diakuinya karena mental mereka yang tidak kokoh. Padahal secara teknik permainan, lima petenis meja Kaltim sebut dia sudah cukup mumpuni untuk bersaing.
Ia berpesan kepada atlet Kaltim lebih serius dan jangan pernah merasa puas. Yang patut diingat ini baru ajang pelatihan nasioanl yang nantinya akan ada seleksi-seleksi untuk menentukan pemain inti berlaga di ajang internasional itu.
“Ini seharusnya jadi pembelajaran untuk mereka, jangan cepat puas dengan apa yang mereka capai di awal, karena itu salah satu hal menghambat untuk menorehkan prestasi,” kata Dedy Dacosta, Kamis (1/12) kemarin di kantor KONI Kaltim.
Panggilan bergabung ke pelatnas menurut Dedy menjadi satu kebanggan tersendiri baginya. Apalagi, pada PON lalu kelimanya sama sekali tak meraih medali. Tapi Dedy yakin dengan kemampuan yang mereka miliki saat ini akan menjadi modal besar untuk meraih sukses yang lebih besar pula.
“Mereka ini hanya tinggal memperbaiki mental, tetapi kami masih menunggu informasi lebih lanjut kapan waktu seleknasnya, yang pasti dalam waktu dekat ini,” ucapnya.
Dedy menambahkan bergabung di pelatnas ada 14 petenis meja yang akan bersaing, termasuk dengan lima atlet Bumi Etam. MEreka akan berebut tempat sebagai timnas Indonesia.
“Untuk kans mereka saya rasa sama, mereka ini masih muda dan secara teknik serta strategi sudah bagus, mudahan mereka semua masuk dalam 8 besar, walaupun memang perlu kerja keras karena saingan mereka cukup berat dari daerah lainnya, hanya tinggal memantabkan mental mereka itu yang masih menjadi kelemahannya,” pungkasnya. (rgn)