Breaking News
Home >> Headline >> Longsor, Jalur Berau-Bulungan Lumpuh
TERHENTI TOTAL: Akibat longsor itu, terjadi antrean panjang kendaraan roda empat sepanjang 1 Km, baik dari arah Berau ke Bulungan dan sebaliknya. Sementara kendaraan roda dua masih bisa melintas di jalan darurat
TERHENTI TOTAL: Akibat longsor itu, terjadi antrean panjang kendaraan roda empat sepanjang 1 Km, baik dari arah Berau ke Bulungan dan sebaliknya. Sementara kendaraan roda dua masih bisa melintas di jalan darurat

Longsor, Jalur Berau-Bulungan Lumpuh

DPRD Kaltim Minta Dinas PU Tinjau Lapangan

TANJUNG REDEB – Longsor terjadi di jalan perbatasan menghubungkan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) tepatnya di Kilo meter (Km) 44, Selasa (18/10), kemarin. Akses jalan yang berstatus jalan nasional itu diperkirakan longsor terjadi pukul 07.00 WITA, kemarin.
Dugaan sementara, longsor terjadi karena kondisi tanah di jalan tersebut tidak stabil dan diperparah dengan guyuran hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Akibat kondisi itu, terjadi antrean panjang kendaraan roda empat sepanjang 1 Km, baik dari arah Berau ke Bulungan dan sebaliknya. Sementara kendaraan roda dua masih bisa melintas di jalan darurat yang licin dan berlumpur selebar 1,5 meter.
Informasi dihimpun media ini di lokasi kejadian, tanda-tanda kejadian sudah mulai terlihat sejak Senin (17/10) lalu, dimana kondisi jalan mengalami keretakan di badan jalan. Meski dalam kondisi retak, masih bisa dilintasi kendaraan hingga pukul 06.00 WITA.
Namun, hanya dalam sejam, jalan yang terlihat masih aman tersebut tiba-tiba ambruk dengan kedalaman 8 meter sepanjang 10 meter. Beruntung, saat kejadian tak ada kendaraan yang melintas, sehingga tak makan korban jiwa.
“Kalau saya lihat, karena kondisi di bawah jalan memang kosong. Kalau masih padat, pasti tak longsor seketika, turunnya tentu perlahan. Saya juga tidak menduga terjadi longsor, karena kondisi jalan masih bagus,” ujar Mahmud, warga sekitar.
Kejadian itu membuat para penumpang yang menuju ke Berau atau Bulungan gunakan travel terpaksa pindah tempat gunakan travel lain. Begitu juga para pemasok sembako dan barang lain harus melansir barang dengan kendaraan lain yang telah menunggu di sisi jalan lain. “Ada 4 orang penumpang, terpaksa turun disini, gunakan mobil lain di sisi seberang. Kita sudah menunggu 4 jam. Tak tahu ada longsor di sini,” jelas Andi, sopir taksi bandara.
Kondisi itu mendapat respons cepat dari Pemkab Berau. Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo usai menerima informasi ini segera turun ke lokasi dan langsung instruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk memasang jembatan bailey atau jembatan dengan rangka baja ringan dan berkualitas tinggi sepanjang 50 meter.
“Sudah saya sampaikan, saat ini dalam perjalanan. Jembatan yang rencananya dipakai di Jalan Bujangga kita pindahkan ke lokasi longsor. Semoga cuaca cerah, sepekan selesai. Kita sudah hubungi Dinas PU Kaltim untuk segera datang ke lokasi,” ujarnya di lokasi.
Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Risman menambahkan, pihaknya telah menutup lokasi longsor untuk hindari korban jiwa. Sebab, banyak masyarakat sekitar dan pengendara yang tertahan dan berkumpul di sekitar lokasi longsor. “Kita akan koordinasi ke PU untuk memantau perkembangannya. Kita juga peringatkan warga hati-hati di sepanjang jalan perbatasan, sebab ada dua titik berpotensi longsor, tepatnya di Km 20,” tambahnya.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry minta kepada Dinas PU Kaltim segera turun lapangan dan kemudian kordinasi dengan Kementrian Pekerjaan Umum. “Di wilayah Kaltim ini ada 2 ribu KM jalan status jalan nasional yang tersebar. Seharusnya pemeliharaan jalan nasional menjadi perhatian Kementrian PU,” harap Sarkowi yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim ini. (sam/ca)