Home >> Bontang - Kutim >> Mantan Purnawirawan TNI Divonis 11 Tahun Bui

Mantan Purnawirawan TNI Divonis 11 Tahun Bui

SANGATTA – Supat (54) mantan pensiunan anggota TNI AD yang pernah bertugas di Koramil Muara Ancalong, divonis PN Sangatta dengan putusan 11 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar serta subsider kurungan 2 bulan.
Supat yang terakhir berpangkat Sersan Mayor itu, terbukti memiliki dan mengedarkan narkotika jenis sabu di Kecamatan Muara Ancalong, pada saat penangkapan 21 Maret 2016 lalu, oleh anggota Polsek Muara Ancalong dan Satuan Narkoba Polres Kutim.
Saat itu dia tertangkap tangan memiliki narkotika jenis sabu sebanyak 35 paket sabu, dengan berat total 88,57 gram dan uang tunai hasil bisnis barang haram ini senilai Rp 152 juta, yang ditemukan kepolisian di dalam rumahnya, di Desa Senyiur Kecamatan Muara Ancalong.
“Putusan yang dijatuhkan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Sangatta pada 26 Oktober 2016 lalu itu, lebih ringan 4 tahun dari tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU), yakni 15 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Terlebih mengingat terdakwa merupakan mantan abdi negara yakni tentara yang seharusnya menjadi contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat sekitarnya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sangatta, Mulyadi sebagaimana disampaikan Kasi Pidana Umum Amanda, Senin (21/11) kemarin.
Diketahui, seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD), Supat (54) ditangkap polisi karena menjadi pengedar narkoba. Polisi menyita puluhan gram sabu dan uang tunai ratusan juta rupiah.
Supat merupakan warga Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur. Purnawirawan TNI Kodim 0909/Sangatta berisri dua ini ditangap aparat Polsek Muara Ancalong, bersama Satreskrim Polres Kutim atas laporan masyarakat pada Sabtu (19/5) lalu. (sab)