Breaking News
Home >> PEMKAB_KUTAI KARTANEGARA >> Marli Resmikan Desa Wisata Kandua Raya
HUT KEDANG IPIL:  Sekkab Kukar Marli saat melakukan pemukulan gong tanda dimulainya festival Budaya Kutai Adat Lawas, di Desa Kedang Ipil.
HUT KEDANG IPIL: Sekkab Kukar Marli saat melakukan pemukulan gong tanda dimulainya festival Budaya Kutai Adat Lawas, di Desa Kedang Ipil.

Marli Resmikan Desa Wisata Kandua Raya

TENGGARONG – Sekkab Kutai Kartanegara Marli meresmikan Desa Wisata Kandua Raya atau Dewi Karya sekaligus membuka Festval Budaya Kutai Adat Lawas, di Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun, Kamis (17/11) lalu.
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-107 Desa Kedang Ipil ditandai dengan penandatangan berita acara peresmian Desa Wisata Dewi Karya serta pemukulan gong oleh Marli.
“Saya berharap desa wisata ini dapat terjaga dan terus dikembangkan sebagai salah satu tujuan favorit  wisatawan, karena tidak hanya menyaksikan suguhan kesenian dan adat budaya tetapi juga merasa nyaman dengan keramahan dan ketulusan yang diberikan,” ujar Marli.
Marli juga mengajak masyarakat desa untuk mendukung dan berpatisipasi aktif dalam membangun desa wisata ini. ”Mari bersama-sama menjaga dan memelihara kekayaan yang dimiliki desa ini dan selalu bersikap ramah saat menyambut para wisatawan yang akan berkunjung ke desa tertua di Kecamatan Kota Bangun ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kades Kedang Ipil Kuspawansyah mengatakan Kedang Ipil merupakan desa tertua di Kecamatan Kota Bangun.  Seiring dengan usianya yang ke-107 tahun, telah banyak kemajuan yang dicapai oleh desa ini baik di bidang infrastruktur maupun di bidang pertanian semenjak desa ini ditetapkan sebagai desa mandiri pada 2013 lalu.
“Untuk itu, pada HUT desa tahun ini dengan dukungan masyarakat dan pemangku adat desa, kami memberanikan diri untuk diresmikannya desa ini sebagai desa wisata, mengingat desa ini memiliki objek wisata air terjun Kandua Raya yang sangat dibanggakan dan didukung kekayaan alam yang subur, serta kekayaan seni budaya lokal yang tetap terjaga dan dilestarikan hingga saat ini,” ujarnya. (hmp05)