Meiliana: Berikan yang Terbaik Bagi Para Lansia


korankaltim
korankaltim
2017-05-19 08:10:11
Peringatan Hari Lanjut Usia 2017



SAMARINDA - Penghormatan dan penghargaan terhadap para lanjut usai (lansia) merupakan tradisi bernilai luhur yang harus terus dilestarikan. Para lansia telah memberikan jasa yang tidak ternilai dalam menjalankan tugas dan kewajiban menjaga dan memelihara keluarga, masyarakat maupun negara.

Penegasan itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekprov Kaltim Dr Hj Meiliana mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tingkat Provinsi Kaltim 2017 yang dilaksanakan di Pendopo Lamin Etam Samarinda, Kamis (18/5).

Meiliana mengatakan para lansia bukanlah kelompok orang yang tersisih, tetapi mereka adalah orang-orang masih potensial dan memiliki sumber daya yang baik, paling tidak mereka memiliki kearifan dan pengalaman yang sangat berharga serta berfungsi dalam memelihara nilai-nilai luhur budaya dalam masyarakat.

"Oleh karena itu, sudah sewajarnyalah bila para lansia atau orang tua kita tempatkan sebagai panutan, contoh teladan bagi para generasi muda yang dalam era reformasi dihadapkan pada tantangan yang cukup berat," kata Meiliana.

Pada peringatan Hari Lansia tahun ini, Meiliana mengimbau kepada seluruh lansia di Kaltim untuk terus berkarya dan berdaya guna untuk kehidupan pribadi, keluarga maupun masyarakat. Sedangkan kepada Dinas Sosial beserta jajarannya diminta terus berperan aktif dalam mengatasi permasalahan-permasalahan sosial, sehingga kesejahteraan dan keadilan bagi para lansia dapat teratasi dengan baik.

"Kepada keluarga dan masyarakat, diharapkan agar setiap keluarga yang memiliki lansia hendaknya dapat memberikan perhatian yang besar, rawat dan cintailah mereka dengan tulus dan iklas, karena tanpa perjuangan dan pengorbanan serta jasa-jasa mereka, maka generasi yang ada saat ini tidak mungkin bisa seperti sekarang ini," pesan Meiliana.

Kepala Dinas Sosial Kaltim Dra Hj Siti Rusmalia Idrus dalam laporannya mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, jumlah penduduk lansia provinsi Kaltim mencapai 287.218 jiwa (8,57 persen) dari jumlah penduduk Kaltim sebesar 3.351.432 jiwa.

"Dengan rincian usia 60-69 tahun sebanyak 114.954 orang, usia 70-79 tahun sebanyak 101.548 orang, usia 80-89 tahun sebanyak 36.531 orang dan usia 90 tahun sebanyak 34.185 orang," kata Siti Rusmalia Idrus.

Sementara data lanjut usia terlantar dan miskin sebanyak 21.774 jiwa dengan rincian berdasarkan umur yaitu usia 60-69 tahun sebanyak 12.997 orang, usia 70-79 tahun sebanyak 6.669 orang, usia 80-89 tahun sebanyak 1.828 orang dan usia 90 tahun sebanyak 300 orang. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 12.303 orang dan perempuan 9.471 orang.

"Kencenderungan peningkatan jumlah lansia tentu tidak akan menjadi masalah apabila meraka masih berdaya dan memiliki potensi, sehingga penambahan jumlah lansia dianggap sebagai per-tambahan sumber potensial yang dapat digunakan demi kemajuan bangsa dan negara," ujarnya. (mar/sul/adv)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
1 month ago | dibaca 970 kali
img