Home >> Gaya hidup >> Melalui Hobi Trail, Membaur dengan Masyarakat
andin-bersama-pembalap-luar-negeri-saat-touring

Melalui Hobi Trail, Membaur dengan Masyarakat

Sisi Lain Polisi Kukar

TENGGARONG – Rata-rata pria memang tak pernah lepas dari hobi. Di antaranya adalah hobi motor offroad (motor trail), seperti yang ditekuni oleh Andin Wisnu Sudibyo, Kepala Bagian Operasional Polres Kutai Kartanegara (Kukar).
“Kebetulan memang sukanya motor trail. Sudah sejak tahun 2013, saat saya dinas di Tarakan,” katanya kepada Koran Kaltim, Kamis (17/11).
Ia mengatakan, hobi ini berawal dari ajakan seniornya saat masih ditempatkan di Tarakan. Pada akhirnya, ia jatuh cinta pada aktifitas “berkubang lumpur” tersebut. Namun profesinya sebagai polisi terkadang membatasi waktunya untuk ikut touring bersama komunitasnya.
“Kalau ada waktunya ya saya ikut touring, kecuali jika sedang ada kerjaan atau tugas,” katanya.
“Waktu saya tidak bisa ditentukan, sementara biasanya suatu klub atau komunitas punya jadwal tersendiri untuk mengadakan kegiatan, jadi biasanya tidak bisa kita ikuti jika ada tugas,” imbuhnya.
Andin, begitu dia biasa disapa, mengatakan bahwa dengan melakukan touring dia bisa mengetahui karakteristik alam dan masyarakat kukar.
“Dengan menggunakan roda dua, biasanya kita bisa lebih spesifik. Membaur dengan masyarakat menjadi lebih mudah sekalian mengetahui permasalahan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, bagi seorang polisi, tugas adalah yang utama. “Meskipun memakai motor pun, kita tak lepas dari tugas rutin dan waktu untuk hobinya bisa disesuaikan dengan tugas tertentu. Jadi sekalian kita patroli ke lokasi tujuan. Tapi bukan berarti kita bisa selalu naik motor, ada saatnya kita dinas dengan menggunakan mobil,” tambahnya.
Dia juga mengaku sering melakukan touring bersama Kapolres Kukar dan Wakil Bupati Kukar.
Dia mengungkapkan banyak pengalaman menarik yang dia dapatkan selama menjalani hobi ini, khususnya di saat ada kegiatan touring. “Saat melihat teman terjebak di lumpur, kita tolong dan tertawa bareng,” ungkapnya.
Andin juga mengatakan kalau membaur bersama masyarakat juga merupakan pengalaman tersendiri saat touring. “Saat kita di hutan, kita saling tolong menolong. Tidak ada lagi status sosial dan disitu pula kita membaur bersama masyarakat,” jelasnya.
Andin mengatakan, kendala yang paling berat yang pernah dia hadapi adalah Tenaga. Kegiatan touring atau mengendarai motor trail di hutan itu sangat menguras tenaga, oleh karena itu dia menyarankan kepada semua pengendara motor trail khususnya yang masih muda untuk selalu mengutamakan keselamatan. “Penggunaan alat pengaman diri itu sangat penting karena jika ada kecelakaan imbasnya akan ke pengendara juga,” tandasnya. (ted1116)