Home >> Politik >> Mepet, DPRD Kaltara Pesimis APBD Terserap Maksimal

Mepet, DPRD Kaltara Pesimis APBD Terserap Maksimal

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Kaltara bidang Pembangunan, Rahman Padengka mengaku pesimis dengan realisasi pembangunan di Kaltara hingga akhir tahun ini bisa berjalan maksimal. Pasalnya, waktu pelaksanaan kegiatan yang diperlukan sangat sempit, sementara APBD-P 2016 tak kunjung di sahkan hingga akhir Bulan November.
Menurut dia, kondisi ini tak hanya dialami Kaltara. Sejumlah daerah juga sama, mengalami keterlam-batan pengesahan APBD-P. Dia berharap pemerintah melakukan inovasi agar pembangunan tetap berjalan maksimal.
Waktu yang sangat singkat seperti saat ini hanya akan berlalu tanpa ada pem-bangunan yang berarti jika tak ada formulasi jitu yang disiapkan.
“Khusus SKPD harus benar-benar maksimal menggunakan ang-garan untuk pembangunan, meski saya mengerti dengan waktu yang singkat ini tidak semua proyek bisa dilaksana-kan,” kata Rahman Padengka, kemarin.
Menurut dia Pemprov Kaltara harus menyeleksi program prioritas yang bisa dilaksanakan hingga akhir tahun. Ia meminta pelaksanaan anggaran lebih di fokuskan pada kegiatan jangka pendek yang tak memerlukan waktu lama untuk menyelesaikannya.
Jika pemda menjalankan kegiatan dengan anggaran besar tentu memakan waktu yang lama. Terlebih banyak tahapan yang harus dilalui sebelum kemudian dikerjakan oleh pihak kontraktor.
“Harus dipilah pilih, meskipun nantinya tak melalui tahap lelang tetap juga ada tahapan lain, dan tak mungkin kalau ada pembangunan bisa selesai hanya dalam waktu satu bulan apalagi dua minggu,” bebernya.
Lain halnya dengan proyek pembangunan lanjutan, menurut politisi PAN ini tidak jadi masalah jika tetap dianggarkan diperubahan. “Kalau lanjutan silakan saja, asal benar-benar maksimal,” imbuhnya.
Ia mengingatkan masih banyak pembangunan yang belum maksimal dan masyarakat belum puas. Aspirasi melalui reses dewan perlu mendapat perhatian agar pembangunan benar-benar pro terhadap rakyat sebagaimana visi dan misi kepala daerah.
“Tentu kami berharap nanti lebih baik. Kalaupun APBD Perubahan ini tak maksimal pembangunan, maka kita bisa genjot pada APBD 2017 mendatang,” ujarnya. (zz)