Miliki 16 Poket Sabu-sabu Janda Asal Bulungan Dicokok

0
1
IRT Bandar: Dua polisi mengawal IRT asal Bulungan yang ditangkap sebagaipengedar sabu-sabu di wilayah hukum Polres Kutim. Dari tangannya polisi menyita 12,78 gram sabu-sabu.

SANGATTA – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Wahau mengamankan pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Ya (32) di Perumahan Afdeling Romeo, PT KED, Desa Dabeq, Kecamatan Muara Wahau, Kutim, Jumat pekan lalu. Di ketahui tersangka merupakan ibu rumah tangga warga jalan Sengkawit, Desa Bulungan, Kecamatan tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Dari tangan janda cantik ini, polisi menyita 16 poket sabu-sabu seberat 12,78 gram.
Kapolres Kutim, AKBP Rino Eko didampingi Kapolsek Wahau, AKP Sukirno dan Kasat Narkoba Iptu M Rauf mengatakan terungkapnya kasus peredaran narkoba ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Jumat pekan lalu, sekitar pukul 10.00 Wita. Warga melaporkan jika di areal Afdeling Romeo PT KED, Desa Dabeq, Muara Wahau akan terjadi transaksi jual beli sabu-sabu.
Atas informasi tersebut jajaran Polsek Muara Wahau yang dipimpin Kapolsek melakukan penyelidikan. Setelah melakukan pengintaian, polisi men-dapatkan adanya gerak gerik men-curigakan dari seorang perempuan di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah tersangka lengah, polisi menangjap tersangka. “Dari tangan IRT tersebut, kita menyita sabu-sabu beserta plastiknya, dan tiga buah handphone,“ kata Rauf, Minggu (9/10) kemarin.
Selanjutnya tersangka beserta barang buktinya digelandang dan diamankan ke kantor Polsek Muara Wahau untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. “Tersangka masih kita periksa intensif,” katanya.
Lanjut berpangkat pria balok dua dipundaknya ini, tersangka masih enggan membeberkan muasal barang haram tersebut. Termasuk siapa saja yang berada di belakang tersangka dan sudah sejak kapan bersangkutan mengedarkan sabu-sabu. “Tersangka ini masih enggan untuk bercerita. Tersangka ini mau jadi pahlawan mungkin, maknya dia ngak mau ngaku. Tapi apapun itu, tersangka tetap akan kita proses sesui dengan hukum,” tuturnya.
Atas perbuatanya, tersangka terancam dijerat dengan pasal 112 jo pasal 114 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana kurungan 15 tahun penjara. Hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal muasal barang haram tersebut. (sab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here