Home >> OTOMOTIF >> Mobil Otonom Bakal Jadi Bahan Bullying
mobil-otonom

Mobil Otonom Bakal Jadi Bahan Bullying

Pengemudi Agresif Ancaman bagi Mobil Otonom

Pengemudi agresif akan menjadi tantangan bagi mobil otonom di masa depan. Hal ini karena mobil yang bisa melaju tanpa dikenalikan sopir itu cenderung lebih defensif di jalan, ketimbang kendaraan konvensional. Hal itu merupakan kekhawatiran yang disampaikan oleh para ahli.
CEO Mercedes Benz Amerika Dietmar Exler, sebagaimana dikutip dari MailOnline, mengaku sependapat dengan hal itu. Pengemudi agresif akan menjadi ancaman bagi mobil otonom yang dalam beberapa tahun mendatang akan banyak beredar di jalan.
Pasalnya, mobil otonom di-setting untuk menaati aturan lalu lintas dan rambu-rambu yang ada. Melaju dengan kecepatan sesuai dengan aturan yang berlaku di masing-masing daerah, tidak mendahului kendaraan lain, serta yang pasti tidak ugal-ugalan. Hal ini berbeda dengan tabiat umum pengendara saat ini.
Menurut Exler, mobil otonom bisa saja dibuat lebih agresif, namun peraturan lalu lintas juga harus dibuat lebih fleksibel.
Meski demikian, kekhawatiran yang banyak disampaikan para ahli itu tidak serta merta membuat Mercedes Benz kendur dalam menghadirkan mobil canggih itu. Bahkan Mercedes juga mempersiapkan angkutan umum atau bus otonom.
Ia mengungkapkan, meski mobil otonom sudah beredar saat ini, namun kendaraan konvensional tidak akan tergerus begitu saja. Ia memprediksi mobil otonom masih akan berbagi jalan dengan kendaraan yang disetir manusia hingga 25 tahun mendatang.
Lebih lanjut Exler menyebut tantangan lain adalah mengubah kebiasaan orang dari mengemudikan mobil menjadi hanya duduk-duduk santai di kabin. Kebanyakan orang masih ingin menyetir mobil sendiri.
Ia mencontohkan seorang konsumen Mercedes Benz berusia 72 tahun yang menggunakan model SLS AMG. Pria itu menegaskan tidak akan menggunakan mobil otonom karena akan sangat membosankan. Namun ia diajak menggunakan mobil otonom Mercedes Benz S500 di trek pengujian di Silicon Valley. Setelah mencobanya ia berubah pikiran.
“Saya akan membeli mobil ini sekarang juga. Berapa yang saya harus bayar,” ungkap pria itu, seperti dituturkan kembali oleh Exler.
Pada Juli 2016, Mercedes Benz juga menunjukkan bus otonom ‘Future Bus’. Kendaraan itu merupakan prototipe kendaraan angkut masa depan. Meski begitu, bus tersebut sudah diuji di Amsterdam, Belanda. (okc)