MPR RI Gandeng Unmul Gelar Workshop


korankaltim
korankaltim
2016-10-08 05:00:20
SAMARINDA-Salah satu tugas Majelis Permusya-waratan Rakyat (MPR) Republik Indoneisa (RI) adalah melakukan pengkajian sistem ketatanegaraan sesuai yang tertuang di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014. Dalam kaitan ini, MPR RI melalui Badan Pengkajian menggandeng Universitas Mula-warman (Unmul) mengadakan Workshop Pancasila, Konstitusi dan Ketatanegaraan, Jumat (07/10) di Hotel Aston Samarinda

“Kegiatan workshop ini bertujuan untuk membahas mengenai dua isu pokok ketatanegaraan serta MPR memperoleh masukan dari para akademisi,” jelas Pimpinan Badan Pengkajian MPR RI, Dr. H. Bambang Sadono, S.H., M.H.

“Isu yang diangkat adalah menge-nai reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN dan tata cara perubahan UUD 1945,” imbuhnya.

Sementara Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si yang hadir langsung membuka acara ini berharap agar dalam pelaksanaan workshop selama dua hari ini benar-benar didapatkan hasil yang dapat dijadikan bahan pijakan dan kajian bagi MPR RI terkait kebijakan konstitusi dan ketata-negaraan.

Dalam workshop ini para pe-serta yang terdiri dari kalangan akademisi dalam bid-ang ilmu hukum tata negara dan ilmu sosial dan politik dibagi men-jadi dua kelompok. Masing-masing ke-lompok terbagi menjadi 15 orang dan diwajibkan untuk mem-buat makalah yang output-nya akan disampaikan kepada panitia daerah sebagai sebuah rekomendasi dan prosiding. (hms)

baca LAINNYA