Breaking News
Home >> Berau - Kubar >> Muharram Sorot Kinerja Pegawai dan Indikasi Narkoba

Muharram Sorot Kinerja Pegawai dan Indikasi Narkoba

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menyoal disiplin dan kinerja pegawainya. Selain tidak hadir bekerja di kantor, pegawainya juga terindikasi menggunakan narkoba.
Dikatakan Muharram, tidak sedikit pegawai di lingkungan Pemkab, yang belum menerapkan disiplin dalam bekerja. Indikasinya, dari absensi tingkat kehadiran pegawai, yang masih rendah. Sekitar 20-30 persen pegawai, tidak hadir bekerja. “Padahal, hanya sekadar hadir saja tidak bisa. Bagaimana kita bisa tingkatkan kinerja?” kata Muharram, dalam apel gabungan HUT Korps Pegawai Republik Indonesiak ke-45 di halaman kantor Bupati, Selasa (29/11).
Menurutnya, kondisi ini menjadi bahan evaluasi yang harus diseriusi. Mengingat, tingkat kehadiran yang rendah ini bakal menjadi masalah baru karena dapat mengganggu sistem kerja yang telah direncanakan. Padahal, mereka yang absen, sudah diambil sumpahnya. “Jangan sampai kita memberikan citra yang buruk bagi masyarakat,” ujar Muharram.
“Kita sudah diberikan yang enak dan duduk jadi pegawai jangan sampai tidak dimanfaatkan. Karena banyak yang mengantri untuk masuk di sini. Jika memang tidak serius, banyak yang akan menggantikan saudara,” katanya.
Selain disiplin pegawai, Muharram juga menyingung mengenai perilaku jelek pegawai yang menyalahgunakan narkoba. Dalam pemeriksaan urine dadakan yang dilakukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di lingkungan Pemkab Berau belum lama ini, ditemukan pegawai yang terindikasi menggunakan barang haram tersebut. “Bagaimana kita mau jadi teladan kalau tidak memberikan contoh baik?” pungkasnya.
Sementara Ketua BNK Berau Agus Tantomo mengakui, dari hasil tes urine yang dilakukan sejauh ini, memang ada temuan pegawai yang positif. “Kita belum bisa komentar lebih jauh, karena bisa saja ini akibat penggunaan obat-obatan dari rumah sakit. Tes ini pun masih berjalan, setelah selesai seluruh SKPD akan kita ekspos,” singkatnya. (sam)