Breaking News
Home >> Berau - Kubar >> Muharram Tidak Mau Ambil Pusing
WAKIL Bupati Berau Agus Tantomo, melakukan peninjauan ke PLTU Lati, Rabu (17/8/2016) lalu.
WAKIL Bupati Berau Agus Tantomo, melakukan peninjauan ke PLTU Lati, Rabu (17/8/2016) lalu.

Muharram Tidak Mau Ambil Pusing

Krisis Listrik di Berau jadi Obrolan Warga di Media Sosial

TANJUNG REDEB – Pemadaman listrik bergilir yang masih berlangsung hingga saat ini di Bumi Batiwakkal, menuai protes warga Berau. Tidak sedikit mereka menilai kinerja kepala daerah yang baru ini, belum mampu mengatasi persoalan krisis listrik di Berau. Warga ramai membicarakannya di media sosial.
Bupati Berau Muharram pun tidak menutup mata dengan kondisi kelistrikan Berau yang belum bebas dari kata byarpet. Tidak sedikit juga dia memang mengetahui banyak keluhan di di media sosial. Muharram menyerahkan sepenuhnya penilaian kinerja dia, di tangan masyakat.
Namun menurut Muharram, perlu waktu untuk membenahi semua persoalan itu. “Saya tidak mau ambil pusing soal itu. Kita tetap berusaha, untuk berbuat apa yang terbaik bagi masyarakat,” kata Muharram, kemarin.
Diterangkan Muharram, padamnya listrik di Berau, memang bukan lagi hal baru. Dia kembali memastikan pemerintah terus bekerja memperbaiki persoalan listrik. “Biarlah waktu yang menentukan kita serius apa tidak mengurusi rakyat. Ini cuma masalah waktu saja, akan kita perjuangkan,” sebutnya.
Adapun rencana jangka pendek, dengan mendatangkan mesin genset berkapasitas 4 MW. Selain itu, untuk solusi jangka menengah, adalah melalui penyelesaian PLTU Teluk Bayur, dimana saat ini tengah menunggu izin pemanfaatan kayu (IPK), dari Pemprov Kaltim.
Seperti solusi jangka pendek dengan mendatangkan mesin genset berkapasitas 4 megawatt, serta solusi jangka menengah melalui penyelesaian PLTU Teluk Bayur yang sedang menunggu Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. “Jadi satu per satu ini kita penuhi. Yang jelas kita tidak diam, tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Masyarakat juga diminta agar bersabar menunggu perbaikan boiler 3 di PLTU Lati yang saat ini sedang dikerjakan. Sesuai dengan target yang direncanakan, pada 25 November 2016 ini perbaikan mesin berkapasitas 1×7 megawatt itu selesai dikerjakan. “Kita tunggu sampai Jumat ini mesin selesai diperbaiki,” pungkasnya. (sam)