Muncul Opsi Pungutan ke Siswa


korankaltim
korankaltim
2016-10-14 20:04:15
Dipangkas Rp14 M, Anggaran Pendidikan Kutim Semakin Seret



SANGATTA – Rencana Pemprov Kaltim untuk mengurangi alokasi anggaran pendidikan di tingkat daerah, akhirnya benar-benar direalisasikan. Alokasi anggaran yang ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, terpaksa dipangkas sebesar 35 persen. Demikian dikatakan Kepala Disdikbud Kutai Timur, Iman Hidayat, Kamis (13/10).

Dia menerangkan, pemangkasan sebesar 35 persen alokasi anggaran Disdik Kutim itu, adalah dana terarah dan tidak terarah untuk alokasi pendidikan di Kutim. Keputusan pemangkasan diambil, akibat dampak dari defisit anggaran, yang juga dialami APBD Kalimantan Timur.

“Untuk dana terarah, pemangkasan 35 persen terdiri dari alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) serta tunjangan guru. Sementara pemangkasan 35 persen bagi dana tidak terarah atau biasa, merupakan alokasi anggaran untuk konstruksi. Dana konstruksi ini pun setelah dipotong 35 persen, kemudian dipangkas kembali oleh pihak provinsi. Sehingga total pemangkasan anggaran yang dialami Kutai Timur sebesar Rp14 miliar,” kata Iman

Imbas pemangkasan, khususnya pada angaran BOS, kemungkinan besar bakal kembali diberlakukannya pungutan iuran wajib sekolah, yang dilakukan setiap bulannya.

“Hingga saat ini kita masih mencarikan solusi terbaik agar para pelajar tidak diberlakukan pungutan bulanan sekolah. Terlebih Bupati Kutim Ismunandar juga sudah meminta agar para orang tua pelajar di Kutim, tidak dibebankan kewajiban pembayaran iuran wajib bulanan sekolah. Kalaupun terjadi pemangkasan anggaran BOS oleh pihak Provinsi,” sebutnya.

Dengan adanya hal itu, Iman berharap, jika pemangkasan yang dilakukan Pemkab Kutim pada Disdikbud Kutim tidak lebih dari Rp 134 miliar, sehingga pihaknya masih bisa ‘bergerak’.

“Dengan sisa anggaran yang ada, insentif guru masih bisa dibayarkan dan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS), bagi sekolah masih bisa di kucurkan,” pungkasnya (sab)

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
3 weeks ago | dibaca 190 kali
img