Neni: Proyek NPK Cluster Demi NKRI

0
10

BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta agar warga Lok Tuan yang bermukim di sekitar lokasi pembangunan NPK Cluster dan PT Pupuk Kaltim bisa saling memahami. Sebab, proyek dengan nilai investasi USD 300 juta atau setara Rp3,9 triliun itu akan turut membantu peningkatan kesejateraan bagi warga Bontang melalui terbukanya lapangan kerja.
Ia pun tetap keukeuh dengan komitmennya untuk memuluskan proyek tersebut, kendati penolakan oleh sejumlah warga terus disuarakan.
“Saya berharap, pembangunan NPK Cluster dapat dukungan dari masyarakat. Persyaratan, administrasi dan lingkungan dapat diselesaikan, sehingga pabrik dapat terbangun,” jelas Neni, seperti dikutip dari klikbontang.
Neni pun meminta PT PKT dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. “Harus ada keseimbangan. Saya yakin, penolakan-penolakan ini pasti ada jalan keluarnya. Ini kan proyek pemerintah pusat demi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), jadi NPK Cluster patut didukung,” tukasnya optimistis.
Sejauh ini, kata dia, dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) belum diterbitkan. Sedangkan untuk izin prinsip pembangunan NPK Cluster sudah diterbitkan lantaran sesuai dengan tata ruang kota. Namun dia menegaskan, jika proses pembangunan tetap dalam koridor. Dan langsung dikawal oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). “Jadi semua sesuai dengan ketentuan. Jadi itu tadi, saya minta agar pembangunan ini bisa didukung bersama,” pintanya.
Sebelumnya, Dadang Suganda, Kasubdit Penanganan dan Pengaduan Ditjen Penegakan Hukum dan Lingkungan Hidup memastikan jika proses pengurusan perizinan NPK Cluster akan tetap berjalan.
Sedang tuntutan warga setempat yang menolak pembangunan di area tersebut akan disampaikan kepada pimpinan pusat.
“Kalau pun saya katakan setuju atas apa yang bapak-bapak minta, itu kan tidak ada gunanya juga. Karena saya tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan,” ungkapnya.
Kendati demikian, saat meninjau lokasi pembangunan NPK Cluster, Dadang sempat menegaskan, bahwa proses perizinan NPK Cluster tetap akan berlanjut. Sambil menunggu keputusan selanjutnya. “Yang pasti, sampai ada keputusan di pusat, proses perizinan ini akan terus berlanjut,” tegasnya. (kb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here