Breaking News
Home >> Planet Football >> Nerazurri Mulai Bertaji
HARUS KONSISTEN: Pemain Inter Milan merayakan gol yang dicetak Brozovic (dua dari kanan) ke gawang Fiorentina. Kemenangan membuat anak asuh Stefani Pioli mulai menemukan bentuk permainan terbaik.
HARUS KONSISTEN: Pemain Inter Milan merayakan gol yang dicetak Brozovic (dua dari kanan) ke gawang Fiorentina. Kemenangan membuat anak asuh Stefani Pioli mulai menemukan bentuk permainan terbaik.

Nerazurri Mulai Bertaji

MILAN – Inter Milan berhasil mengatasi perlawanan sengit Fiorentina pada giornata ke-14 Serie A Selasa (29/11) dinihari kemarin. Di Stadion Giuseppe Meazza, Nerazurri menang 4-2 dimana Inter mengawali pertandingan secara luar biasa, menang tiga gol dalam waktu 20 menit.
Gol pembuka tuan rumah dicetak Marcelo Brozovic, digandakan Antonio Candreva menit ke-9 dan diperbesar Mauro Icardi menit 19.
Fiorentina memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 1-3 menit ke-37 lewat gol Nikola Kalinic. Namun La Viola kehilangan satu pemainnya di injury time babak pertama. Gonzalo Rodriguez diganjar kartu merah langsung setelah melanggar Icardi. Meski kalah jumlah pemain, Fiorentina justru bisa mencetak gol lagi. Pada menit ke-62 dari sepakan Josip Ilicic. Namun di menit pertama injury time, Inter mengunci kemenangan dari gol gol kedua Icardi. Dengan hasil ini, Inter naik ke posisi kedelapan klasemen Serie A dengan perolehan 21 poin. Fiorentina ada tepat di bawah mereka dengan 20 poin.
“Kami harus tampil bagus pada pertandingan ini dan kami melakukannya meskipun kami sedikit mengendur di babak kedua, seperti halnya yang terjadi di Israel,” ujar Icardi kepada Sky Sport Italia usai laga.
Yang dimaksud Icardi adalah laga Liga Europa melawan Hapoel Be’er Sheva pada tengah pekan lalu. Pada laga tersebut, Inter unggul dua gol hingga turun minum, tapi akhirnya kalah 2-3.
“Jelas ini adalah sesuatu yang harus kami benahi. Saya pikir masalahnya bukan level kebugaran kami. Saya tak tahu apakah itu rasa takut untuk menang, tapi kami harus mengontrol situasi dengan lebih baik ketika kami unggul. Ini terus terjadi,” katanya.
Sementara Fiorentina tak puas dengan kinerja wasit Antonio Damato yang memimpin pertandingan. La Viola menyebut Damato bekerja dengan buruk, yang menyulitkan mereka dalam pertandingan.
“Ini adalah malam yang gila,” ujar Direktur Fiorentina, Pantaleo Corvino, kepada Sky Sport Italia.
“Tim memulai dengan buruk dan berusaha untuk kembali ke permainan, tapi wasit bekerja dengan buruk dengan keputusan-keputusan yang mengubah jalannya pertandingan,” imbuh Corvino.
“Hal-hal semacam ini bisa terjadi, sama seperti tim kami yang punya 20 menit pertama yang buruk. Damato bekerja dengan buruk malam ini. Para pemain telah berusaha sebisanya, tapi performa buruk dari wasit membuatnya jadi mustahil,” kata dia. (mfi/raw)