Dipublish: 11 Maret 2013, 17:05

Okto Korban Pertama Blanco

JAKARTA  – Sial betul Oktavianus “Okto” Maniani. Proses seleksi pembentukan timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi 23 Maret nanti baru dalam tahap awal dan baru enam pemain yang berkumpul, namun dirinya sudah harus pulang lebih dulu dan gagal mengikuti seleksi lanjutan.

Ini setelah Okto dipecat oleh pelatih Luis Manuel Blanco dengan alasan indisipliner pada Sabtu (9/3) lalu. Menyesakkan, karena Okto akhirnya harus meninggalkan Hotel Sultan gara-gara masalah sepele, sakit perut. Jadilah Okto korban pertama Blanco dalam pembentukan timnas Merah Putih ini disaat pemain lain baru berkumpul 14 Maret nanti.

“Okto tidak disiplin dalam mengikuti latihan, pemain timnas yang lain selalu mengikuti dua kali latihan dalam sehari namun, Okto selalu tidak disiplin dalam mengikuti latihan. Pemain timnas harus disiplin, karena dengan disiplin dia bisa meraih kemenangan,” tegas Luis Blanco  mengenai pemecatan Okto.

Menanggapi keputusan Blanco itu, Okto mengatakan sebenarnya hanya masalah miskomunikasi. “Kesalahan saya hanya tidak berkomunikasi saat tidak mengikuti latihan pagi karena saya sakit perut. Saya tidak masalah, namun ini tidak etis karena saya dikeluarkan oleh asisten pelatih Marcos Conenna, seharusnya pelatih kepala Luis Manuel Blanco yang menyampaikan hal ini,” kata Okto

Pengurus Badan Tim Nasional (BTN), Tommy Arief, mengaku sudah bicara dengan Blanco soal keputusan mengeluarkan Okto dari timnas. “Blanco sangat disiplin. Kita sudah berkordinasi dengan dia terkait dengan keputusannya, tetapi dia tetap mengatakan Okto harus dikeluarkan,” kata Tommy “Saat ini kita tidak mengetahui keberadaan Okto, namun kita sudah mengurus tiket pesawat kemarin untuk Okto pulang ke Manokwari,” tambahnya. (bc)

Bagikan Berita Ini

  • wp socializer sprite mask 32px Okto Korban Pertama Blanco
  • wp socializer sprite mask 32px Okto Korban Pertama Blanco
  • wp socializer sprite mask 32px Okto Korban Pertama Blanco