Kado Manis Perpisahan Stadion Parikesit


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     2 months ago     504 kali
img

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan akhirnya mendulang tiga poin kemarin sore, setelah berhasil menundukan tamunya PS TNI dengan skor tipis, 1-0. Kemenangan yang direngkuh Persiba ini sangat dramatis, sebab satu-satunya gol yang tercipta dicetak oleh Anmar Al Mubaraki, tercipta dimasa perpanjangan waktu.

Kemenangan tersebut bagaikan kado manis bagi Persiba, sebab laga tersebut adalah pertandingan terakhir Beruang Madu di stadion yang penuh bersejarah tersebut. Sebab lapangan itu akan dibongkar akhir bulan ini untuk perluasan kilang Balikpapan.

Gol Anmar  membuat publik Balikpapan hingga pengurus dan pemain meluapkan kegembiraannya. Sebab sejak awal hingga menjelang akhir pertandingan, Persiba mengalami kebuntuan karena dibuat frustasi barusan pertahanan PS TNI. Belum lagi tuan rmah bermain karena tidak ada striker Marlon da Silva yang cidera.

Pelatih Persiba Haryadi mengatakan, kemenangan pada pertandingan kemarin sore merupakan harga mati. Dia telah menegaskan hal tersebut terhadap seluruh pemain dan meminta agak anak asuhnya bermain dengan daya juang yang tinggi.

“Bermain lawan PS TNI harus dengan perjuangan yang tinggi bahkan lebih. Saya katakan kepada pemain kamu main kepala jadi kaki sore ini nggak bisa karena sejak dari Malang saya katakan kita lawan TNI harus menang. Itu harga mati dan itu dibuktikan pemain,” tandasnya. 

Terpisah, center beck Iqbal Samad bersyukur atas kemenangan ini. Menurutnya hasil tersebut berkat kerjasama tim, termasuk pengurus dan suporter. Dia mengakui kalau PS TNI bermain bagus, namun kondisi lapangan juga berpengaruh hasil akhir. “Kita  coba main bola pendek tapi diawal kita coba tidak bisa.kita coba umpan lambung juga sudah.  Ditambah PS TNI bukan lawan yang mudah,” bebernya.

Sedangkan Pelatih PS TNI Ivan kolev menilai anak asuhnya seharusnya bisa memenangi laga. Kolev anak asuhnya bermain lebih baik dari Persiba. Mantan pelatih Mitra Kukar ini menilai timnya kecolongan diwaktu krusial.

“Konsentrasi pemain kita selalu turun dimenit-menit terakhir. Ini game ketujuh atau delapan bola masuk menit terakhir. Itu berarti pemain kita anggap enteng. Gol ada di corner ataun free kick,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persiba H Syahril Taher bersyukur Persiba bisa menutup laga akhir di parikesit dengan poin penuh. Dia mengucapkan terimakasih kepada Pertamina dan Walikota Rizal Effendi.

“Kita juga berterimakasih pada Pertamina, karena sudah hampir 30 tahun, tentu kita tahu terimakasih. Insyaallah besok kita akan kesana membawa plakat. Ini juga tidak lepas pada walikota kita mati-matian pagi sore malam meminta Pertamina supaya dapat izin. Sehingga laga ini bisa berlangsung dan kita bersyukur menang dan ini yang kita tunggu-tunggu,” kata Syahril, didamping Sekum Irvan Taufik.

Usai ini, Persiba sepertinya akan memainkan laga berikutnya di Stadion Batakan, saat menjamu Persegres Gresik United, pada Pekan ke-23, 9 September akan datang. Digunakannya stadion baru ini telah mendapat izin dari wali kota. din)



loading...

baca LAINNYA