Breaking News
Home >> OTOMOTIF >> One Squad, Komunitas Moge Tenggarong

One Squad, Komunitas Moge Tenggarong

TENGGARONG – Hobi motor di Kota Tenggarong semakin banyak peminat. Mereka tergabung dalam beragam komunitas, baik komunitas berdasarkan jenis, merk, usia kendaraan, hingga berdasarkan kapasitas mesin.
One Squad adalah salah satu jenis komunitas motor yang berfokus pada jenis motor on road berkapasitas mesin 150 – 1.000 cc. Komunitas ini terbentuk sejak 23 Mei 2013 di Tenggarong.
One Squad (OS) ini dibentuk untuk tempat berkumpul dan sharing para pecinta motor gede (moge). “Kita penyuka hobi, mau touring, baksos dan kita kumpul bareng,” kata Afuk, Ketua One Squad Tenggarong kepada Koran Kaltim, Rabu (16/11).
Kegiatan dari One Squad sendiri tidak menentu. “Akhir tahun biasanya kami ada kegiatan kopdar (kopi darat), kadang kami bakti sosial ke panti asuhan atau bikin acara galang dana untuk kebakaran. Ada program safety riding yang dilaksanakan bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kutai Kartanegara,” katanya.
Sekarang One Squad Tenggarong sendiri memiliki anggota aktif sebanyak tiga puluh sampai tiga puluh lima orang dan sering melakukan kumpul bareng di bengkel Afuk yang berada di jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Melayu, Tenggarong. Setiap anggotanya juga memiliki jenis motor yang berbeda-beda, seperti Honda Tiger, Kawasaki Ninja 250, Yamaha R25, serta motor berkapasitas besar jenis lain.
Afuk sendiri mengatakan di bengkelnya juga menyediakan alat, suku cadang, serta aksesoris untuk motor dan pengendaranya yang tergabung di komunitasnya maupun di luar komunitas. “Di sini saya berjualan suku cadang motor, jaket, topi dan hampir semua variasi motor besar,” ujarnya.
Khusus untuk motor 250 cc ke bawah, Afuk belum menyediakan suku cadangnya. “Itu semua harus order dulu, jadi jika ada pesanan baru dipesankan. Sementara untuk motor berkapasitas 250 cc ke atas saya punya stoknya,” tuturnya.
Afuk memberikan tips untuk para pengendara motor sport dan moge dalam mengendarai dan merawat motornya. “Selalu bersihkan motor sesudah touring, secapek apapun anda. Usahakan jangan pakai bahan bakar premium, karena premium memiliki kandungan oktan yang rendah sehingga kurang bagus untuk mesin yang injeksi,”tuturnya. (ted1116)