Home >> Hukum & Kriminal >> Operasi Zebra 2016, Tilang 233 Sepeda Motor

Operasi Zebra 2016, Tilang 233 Sepeda Motor

TARAKAN – Sebanyak 233 kendaraan terkena sanksi tilang dan 146 kendaraan diberikan teguran selama Operasi Zebra 2016 yang berakhir 29 November lalu.
Kanit Patwal Satlantas Polres Tarakan, Ipda Sulistyo mengatakan di tahun 2016 ini lebih diutamakan hunting untuk pelanggaran yang kasat mata. “Jadi, kita tidak mesti harus stationer atau harus razia, tapi kita lebih banyak patroli dan menindak pelanggaran yang kasat mata,” imbuhnya.
Sebenarnya, razia secara stationer juga ada dilakukan dalam Operasi Zebra ini namun patroli lebih banyak dilakukan untuk penindakan. “Selama Operasi Zebra ini ada kegiatan razia stationer hanya lima sampai enam kali saja selama 14 hari kegiatan,” tambah Sulistyo.
Peningkatan justru ada di jumlah kecelakaan lalu lintas, jika selama Operasi Zebra tahun lalu, tidak ada kecelakaan, maka di tahun 2016 ini ada dua kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Satu korban meninggal dunia, luka berat dua, luka ringan dua, kerugian materiil Rp3 juta,” ungkapnya.
Dari jumlah tindakan sepanjang 14 hari operasi Zebra ini, terbanyak dari hasil patroli yang pelanggarannya kasat mata sesuai dengan target operasi. “Seperti karena masalah tekhnis misalnya spion, lampu, ban termasuk surat kelengkapan mengemudi untuk anak di bawah umur. Kedua helm, karena ini penyebab kecelakaan dengan fatalitas paling tinggi,” bebernya.
Sulistyo merilis, kecelakaan tanpa helm 90 persen luka di kepala dan mengakibatkan meninggal dunia. “Kemudian, untuk pelanggaran rambu akibatnya di kemacetan lalu lintas. Jika sudah terjadi kemacetan berarti ada pelanggaran, dan kalau sudah ada pelanggaran pasti timbul kecelakaan. Jadi, tiang rambu dilanggar kita tilang semua,” tutupnya. (saf)