Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Pajak dan Retribusi Bisa Kuatkan PAD

Pajak dan Retribusi Bisa Kuatkan PAD


korankaltim
korankaltim
2016-10-07 05:00:44
Komisi II: Tak Membebani dan Netral



TANJUNG SELOR - Setelah Peraturan Daerah (Perda) Pajak Daerah dan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah disahkan Senin (3/10) lalu, DPRD Kaltara mulai memberikan pandangan dan atensi terhadap produk hukum tersebut. Anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan Abdul Rahman Rasyid mengatakan, pajak dan retribusi sangat berpotensi kuatkan keuangan di Kaltara.

Kepada Koran Kaltara, politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, Kaltara bakal menghadapi masa-masa sulit dari sisi keuangan 2017 mendatang. Dengan disahkannya Perda pajak dan retribusi, bisa dijadikan peluang untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar.

“Pada dasarnya semua potensi bisa digunakan untuk daerah. Sebagaimana yang dika-takan Menteri Keuangan, menghadapi kondisi fiskal, daerah harus berinovasi, maka kita jangan sampai tinggal diam,” jelasnya, kemarin.

Selain itu, pajak dan retribusi pemakaian ke-kayaan daerah harus dikelola maksimal dan terbuka. Sebab, peluang investor yang mulai masuk di Kaltara harus diakomodir dengan pemberlakuan pajak sebagaimana mestinya untuk kepentingan perekonomian daerah.

“Penting diingatkan masalah transparansi. Jangan sampai pajak ini justru tak berimbas banyak terhadap pembangunan, padahal banyak investor yang mulai masuk di daerah kita,” tegasnya.

Pengesahan dua Perda ini sangat strategis dan mendasar di bidang desentralisasi fiskal, karena terdapat perubahan kebijakan yang cukup fundamental dalam pena-taan kembali hubungan keuangan antara masya-rakat, perusahaan dengan daerah. “Ini kebijakan yang bisa menghasilkan, makanya memang harus diperhatikan sebagai dasar untuk memperoleh keuntungan bagi daerah,” imbuhnya.

Lebih jauh, dengan pajak dan retribusi penggunaan kekayaan daerah Kaltara yang merupakan provinsi baru mendapatkan kewenangan yang lebih besar. Kewenangan dalam mem-peroleh PAD yang lebih besar terhadap daerah ini, dalam perpajakan dan retribusi sejalan dengan semakin besarnya tanggung jawab daerah dalam penyelenggaraan peme-rintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini juga dapat meningkatkan akuntabilitas daerah dalam pe-nyediaan layanan dan penyeleng-garaan pemerintahan dan sekaligus memperkuat otonomi daerah. Selain itu dapat memberikan kepastian bagi dunia usaha mengenai jenis-jenis pungutan daerah dan sekaligus memperkuat dasar hukum pe-mungutan pajak daerah dan retribusi daerah,” jelasnya lagi. (zz)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
6 months ago | dibaca 1.908 kali
img