Tabung Gas Raib, Anggota DPD RI Lapor Polisi


korankaltim
korankaltim
Koran Kaltim     6 bulan yang lalu     876 kali
img DUA terduga pencuri tabung gas di rumah milik seorang anggota DPD RI, di kawasan Sungai Kunjang diamankan polisi. (FOTO: SARDIMAN/KK)

SAMARINDA - Gara-gara diduga mencuri tabung gas elpiji, dan menjualnya Rp150 ribu, Hendra Muhajirin (32) dan Syamsuri (31), warga Sungai Kunjang, Samarinda, meringkuk di penjara. Pelapornya adalah seorang warga di Jalan Padat Karya, Sungai Kunjang, yang juga disebut-sebut sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kalimantan Timur.

Kepolisian membenarkan, rumah yang menjadi sasaran pencurian kedua pelaku Hendra dan Syamsuri, adalah wakil rakyat yang berkantor di Senayan, Jakarta.

“Ya, kalau dari keterangannya, pelapor itu anggota DPD RI,” kata Kanit Reskrim Polsekta Sungai Kunjang Ipda Suyatno, kepada wartawan, kemarin.

Suyatno menerangkan, kasus pencurian itu dilaporkan langsung oleh sang anggota DPD RI, ke Polsekta Sungai Kunjang, pada Senin (24/7) lalu. Menindaklanjuti itu, polisi bergerak cepat, dan menangkap keduanya.

“Kami tangkap pelaku pada hari yang sama, setelah dilaporkan,” ujar Suyatno. Dari hasil pemeriksaan sementara, salah seorang pelaku Hendra, mengaku sebelumnya memang pernah bekerja di rumah korban, sebagai tukang.

“Pelaku ini pernah kerja di sana, di rumah korban. Jadi dia tahu seluk beluk rumah itu,” sebut Suyatno.

Aksi pencurian itu sendiri, terjadi pada Selasa (18/7), sekitar pukul 12.00 Wita. Pelaku berhasil masuk ke dalam rumah setelah mereka merusak jendela dapur sebelah kanan, lalu dengan leluasa mengambil tabung gas. 

“Rumah tersebut dalam keadaan kosong saat itu. Informaisnya rumahnya juga memang baru dibeli oleh pemiliknya,” ungkap Suyatno.

Namun, saat diinteorgasi polisi, para pelaku mengaku hanya mencuri 1 tabung gas saja. “Kalau pengakuan korban, yang hilang 2 tabung gas, tapi pelaku mengaku hanya mengambil satu saja,” demikian Suyatno.

Ditemui di kantor polisi, Hendra membenarkan dia pernah bekerja di rumah tersebut. “Dulu waktu bulan puasa saya sempat kerja di sana, baikin plafon rumah,” sebutnya. 

Sementara itu, tabung gas yang dia curi, telah dijual kepada seorang rekannya. Alasannya, untuk keperluan ekonomi. “Saya jual Rp150 ribu,” demikian Hendra. (dor)  



baca LAINNYA