Home >> Samarinda >> Pelabuhan Baru Samarinda Perlu Rp32 Miliar
MENGUNTUNGKAN: Pelabuhan peti kemas di Palaran ini akan segera memiliki terminal khusus yang jadi fasilitas penunjang dan diharapkan menambah pemasukan ke kas daerah.
MENGUNTUNGKAN: Pelabuhan peti kemas di Palaran ini akan segera memiliki terminal khusus yang jadi fasilitas penunjang dan diharapkan menambah pemasukan ke kas daerah.

Pelabuhan Baru Samarinda Perlu Rp32 Miliar

SAMARINDA – Rencana pembangunan fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Palaran yang lokasinya tidak jauh dari Terminal Peti Kemas (TPK) ternyata tidak hanya menguntungkan bagi pemkot dan warga Samarinda yang nantinya menikmati fasilitas publik dimaksud.
Pihak Kesyahbandaran selaku pihak II maupun PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) sebagai pihak III juga mengaku diuntungkan dengan pembangunan fasilitas pelabuhan ini. Karena merasa saling menguntungkan, sehingga semua pihak mengikatkan diri dalam kontrak kerja sama berupa Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembangunan fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Samarinda yang ditandatangani bersama di The Alana Hotel Yogyakarta, Jumat (18/11) sore lalu.
Harapannya agar semua pihak bisa segera menjalankan kewajibannya masing-masing sebagaimana yang tertuang dalam butir kesepakatan demi kelancaran pembangunan. Di antaranya Pemkot Samarinda berkewajiban membebaskan jalan akses pelabuhan sepanjang 1,7 kilometer x 25 meter atau seluas 42.500 meter persegi. Berikut membebaskan jalan penghubung. Semua ini diharapkan bisa dibayai dari APBD Samarinda. Sementara Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Samarinda berkewajiban membangun trestle segmen I hingga segmen III serta pembangunan dermaga segmen I dan segmen II. Untuk trestle dan dermaga ini diharapkan nantinya bersumber dari APBN. Kabarnya untuk ini sudah ada kucuran dana dari APBN sebesar Rp 25 miliar. Sementara PT Pelindo IV (Persero) yang merupakan perusahaan plat merah yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini berkewajiban membangun terminal penumpang dengan anggaran yang mereka siapkan sendiri. Informasi yang diperoleh mediakaltim.co, dari Pelindo sendiri sudah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 7 miliar. Artinya, jika digabung sudah ada Rp 33 miliar yang siap digunakan untuk membangun pelabuhan penumpang maupun fasilitas terminal.
“Kami bahkan sudah anggarkan dua tahun berturut khusus untuk pembangunan fasilitas terminal penumpang di pelabuhan ini. Semoga nanti pembangunannya lancar seperti saat kami bangun terminal penumpang di Batu dan Derawan di daerah Berau,” ujar Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung.
“Kalau nanti di Samarinda bisa berjalan lancar dengan dukungan semua pihak, mungkin kami termasuk pihak yang sangat bahagia sebagai suatu keberhasilan dari kerjasama yang kita buat ini,” ungkapnya.
Sementara Walikota Samarinda, Syaharie Jaang langsung bergerak cepat mengumpulkan sejumlah pejabat terkait. Tujuannya agar untuk menindaklanjuti kerjasama yang sudah disepakati tersebut. Harapanya agar jangan sampai pembebasan lahan jadi batu sandungan bagi pembangunan nanti.
“Nanti kita bentuk tim khusus dari Pemkot Samarinda untuk percepatan proses pembangunan pelabuhan penumpang. Nanti baru akan kita presentasikan bersama-sama dengan tim dari Kesyahbandaran dan tim dari Pelindo,” ungkap Syaharie Jaang. (ms315/*)