Pelajar Pampang Dikenalkan Bahaya Rokok


korankaltim
korankaltim
2016-10-11 05:00:19
SAMARINDA - Minimnya kesadaran warga mengenai bahaya rokok bagi kesehatan dan lingkungan bahkan saat ini sudah merambah kalangan pelajar yang membuat miris guru dan orangtua siswa.

Melihat hal tersebut, Pusat Pengembangan Anak (PPS) Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara tergerak melakukan penyuluhan tentang rokok dan bahayanya bagi kesehatan dan lingkungan terutama di kalangan pelajar.

Salah seorang tokoh budaya pampang, Usun, bersama kelurahan melakukan kampanye anti rokok dibeberapa sekolah Senin (10/10) kemarin. Sekolah Dasar Negeri 016 merupakan tempat pertama yang dikunjungi para penggiat anti rokok tersebut. Guru sangat antusias dengan datangnya tim dari kelurahan tersebut dan memberikan waktu untuk memberikan materi pengenalan kepada para siswa tentang bahaya rokok.

Selanjutnya tim mengunjungi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 30. Di sekolah ini tim penggiat anti rokok berdialog dengan siswa. Bukan hanya tentang bahaya rokok bila dikonsumsi sendiri, bahkan hingga orang tua dan keluarga yang merokok pun sempat menjadi bahan diskusi.

Usun sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. ”Setelah kegiatan penyuluhan ini diharapkan ada perubahan positif baik dari segi pengetahuan maupun perubahan perilaku khususnya kepada pelajar yang saat ini sudah mengkonsumsi rokok,” kata Usun.

Sekretaris Lurah Budaya Pampang Syahrani mengatakan, kegiatan penyuluhan memang dikhususkan kepada para pelajar, sebab dari usia dini tersebut, lebih mudah untuk member masukan tentang bahaya rokok bagi kesehatan dan lingkunga.”Mereka sangat antusias saat tim melakukan penyuluhan dan Alhamdulillah para guru mendukung kegiatan ini,” ucap Syahrani.

Syahrani mengharapkan upaya yang dilakukan Kelurahan Budaya Pampang bisa menjadi perhatian semua pihak, baik orang tua siswa dan lingkungan tempat para siswa tinggal.”Upaya kita memang sebatas penyuluhan, namun kami harapkan bisa menjadi motivasi dan pengetahuan para siswa dan orangtua nantinya,” kata Syahrani. (man)

loading...

baca LAINNYA