Breaking News
Home >> PPU - Paser >> Pembahasan dan Pengesahan APBD Dikebut

Pembahasan dan Pengesahan APBD Dikebut

TANA PASER – Batas pengesahan APBD 2017 jatuh pada 30 November 2016. Tak ingin terlambat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Paser mempercepat pembahasan anggaran 2017.
Untuk diketahui, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Kemendagri melalui Permendagri Nomor 31/2016 tentang Penyusunan Anggaran 2017 memberikan tenggat waktu pengesahan APBD 2017 hingga 30 November 2016.
Jika tidak selesai, maka sesuai pasal 321 ayat 2 UU Nomor 23/2014, maka akan terkena sanksi, yaitu tidak dibayarkannya gaji bagi kepala daerah dan anggota DPRD selama enam bulan lamanya. Dan terkena sanksi penalti anggaran lainnya, diantaranya ditundanya dana transfer dari pusat.
Seperti yang terlihat di Gedung Baling Seloloi, Selasa (29/11) malam, DPRD menggelar rapat paripurna persetujuan terhadap pandangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2017 sekira Pukul 21.00 Wita.
“Ini agendanya adalah persetujuan anggota DPRD terhadap KUA dan PPAS 2017. Dan tadi telah dilaksanakan penandatangan MoU atau kesepakatan antara pemda dan DPRD, yang dilakukan oleh Wabup Mardikansyah dan Ketua DPRD Paser Kaharuddin,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Aji Sayyid Faturrahman kepada Koran Kaltim usai Rapat Paripurna Persetujuan DPRD terhadap KUA dan PPAS 2017.
Untuk selanjutnya, sambung dia, pihaknya akan menyampaikan nota penjelasan keuangan 2017 kepada DPRD Kabupaten Paser pada Rabu (30/11).
“Besok ada penyampaian nota penjelasan keuangan 2017 dari Bapak Bupati kepada dewan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sekda Paser berharap, bahwa Rancangan APBD Kabupaten Paser Tahun Anggaran (TA) 2017 dapat segera disetujui. “Untuk nilai secara keseluruhan, anggaran kita sebesar Rp1,5 triliun, sudah termasuk sama Silpa. Semoga, awal Januari mendatang kita sudah menjalankan APBD 2017,” harapnya.
Terpisah, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Paser Abdul Kadir menyampaikan bahwa selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (29-30/11), pihaknya akan melakukan Rapat Paripurna dalam pembahasan dan pengesahan APBD 2017.
“Tadi malam (29/11), kami telah melaksanakan Rapat Paripurna persetujuan dan penandatangan KUA-PPAS 2017. Sedangkan tadi pagi, setelah mengikuti apel Gerakan Nasional Nusantara Bersatu kami juga melaksanakan Rapat Paripurna penyampaian penjelasan Nota Keuangan 2017,” katanya, Rabu (30/11).
Rencananya, pihaknya akan melanjutkan kembali agenda pembahasan RAPBD 2017 pada malam harinya. “Rapat paripurna Pengesahan RAPBD 2017 menjadi APBD 2017, akan dilaksanakan hari ini juga, selepas Isya,” pungkasnya. (sur)