Breaking News
Home >> PPU - Paser >> Pembangunan Kereta Api Borneo Terus Berjalan

Pembangunan Kereta Api Borneo Terus Berjalan

Rusia Railways akan Bangun Pelabuhan Sandar Perusahaan di KIB

PENAJAM – Tahapan pelaksanaan pembangunan Kereta Api Borneo (KAB) hingga saat ini progresnya terus berjalan. Sebagai langkah awal, Rusian Railways investor akan membangun pelabuhan sandar perusahaan di Kawasan Industeri Buluminung (KIB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Demikian diungkapkan Bupati PPU H Yusran Aspar, kepada Koran Kaltim, usai bertemu Direktur Utama PT Kereta Api (KA) Rusia Railways, Sergey Kusnetsov dan dihadiri Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak, Bupati Kubar, FX Yafan dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan pemprov Kaltim dan PPU.
“Tahapan pembangunan KAB tidak terhenti dan hingga saat ini progresnya terus berjalan. Sebagai langkah awalnya Rusia akan membangun pelabuhan sandar perusahaan mereka di KIB,”ujarnya.
Diakuinya, pembangunan KAB tersebut membutuhkan proses panjang tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan.
Namun, dalam pertemuan saat ini pihak perusahaan telah membuktikan kesiapannya. Dengan mengawali pembangun pelabuhan, kemudian membangun techno park. Selain itu PT. KAB Rusia Railways mengajak partner mereka yang juga dari Rusia ke PPU untuk berinvestasi.
“Ini adalah sebuah langkah maju, ketika dulu kita tidak dilirik, kini berbagai investor besar luar negeri datang ke PPU untuk berinvestasi,” kata Yusran.
Untuk diketahui, bebernya, perusahaan Rusian Railways tersebut informasinya merupakan perusahaan ketiga terbesar di dunia. Bahkan, informasi tenaga kerja (naker) yang ada didalamnya jumlahnya jutaan orang. Dalam pembangunan KAB itu juga nantinya membutuhkan jumlah yang cukup besar.
“Jika perusahaan ini telah berjalan di Kaltim khususnya di Kabupaten PPU, maka dijamin investasi ini akan menyerap tenaga kerja kita secara besar. Karena memang pihak perusahaan telah berjanji akan mengutamakan putra daerah di kaltim. Hal itu juga telah dibuktikan dengan banyaknya putra daerah di Kaltim yang mereka sekolahkan di negaranya saat ini,” tukas Yusran.
Menurutnya, keseriusan Rusia tersebut telah dibuktikan melalui pembebasan lahan di wilayah KIB seluas 140 hektare. Sebagai langkah awal saat ini, KAB telah melakukan persiapan lahan seluas 30 hektare yang akan digunakan sebagai pelabuhan dan tehknopark, dimana di dalamnya juga dibangun berbagi perusahan penting seperti truk peti kemas, pipa, pelet kayu, bahan rumah murah dan sebagainya.
Pada kesempatan itu, lanjutnya Yusran, Gubernur telah menyatakan, Pemprov Kaltim bersama kabupaten PPU telah konsisten untuk memberikan dukungan terhadap percepatan pembangunan KAB tersebut.
Itu dapat dibuktikan salah satunnya dengan langkah dan usaha yang dilakukan Pemprov Kaltim bersama daerah telah mengajukan revisi terkait angkutan perkeretaapian kepada Menteri Perhubungan.
“Selain itu, provinsi juga telah memberikan segala kemudahan bagi perusahaan besar ini untuk membangun di daerah kaltim,” ujarnya.
Ini adalah wujud keseriusan daerah untuk memudahkan terlaksananya pembangunan tersebut. Seperti pembebebasan lahan, izin lokasi izin prinsip dan sebagainya,“terangnya. (nav)