Home >> Olahraga Daerah >> Pembinaan Atlet, PBSI Samarinda Setahun 3 Kali Gelar Kejuaraan
KEJUARAAN : Untuk mencetak atlet-atlet handal Kaltim, Pengkot PBSI Samarinda selama setahun akan menggelar 3 kali kejuaraan dan PU Cup yang saat ini sedang berlangsung merupakan evant ke tiga yang dilaksanakan setelah kejurkot dan kejurprov lalu.
KEJUARAAN : Untuk mencetak atlet-atlet handal Kaltim, Pengkot PBSI Samarinda selama setahun akan menggelar 3 kali kejuaraan dan PU Cup yang saat ini sedang berlangsung merupakan evant ke tiga yang dilaksanakan setelah kejurkot dan kejurprov lalu.

Pembinaan Atlet, PBSI Samarinda Setahun 3 Kali Gelar Kejuaraan

SAMARINDA – Dalam rangka pembinaan atlet pengurus kota (Pengkot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Samarinda bersama dengan pengurus bulutangkis Pengairan Kaltim menggelar PU Cup 2016 Open Tournament yang dilaksanakan sejak tanggal 21-27 November mendatang di GOR Bulutangkis Kompleks Stadion Madya Sempaja.
Kejuaraan ini diikuti 597 peserta, 127 putri dan 470 putra dari 41 klub yang berasal dari 5 daerah yakni Samarinda, Balikpapan, Kukar, Bontang dan Berau. Tercatat ada pula peserta dari luar Kaltim, yakni Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Kejuaraan ini mempertandingkan 18 kategori, dengan 471 pertandingan secara keseluruhan.
Ketua PBSI Samarinda, Zulfakar Noor menyampaikan kejuaraan ini merupakan agenda rutin PU Kaltim memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-71. Kejuaraan kali ini kata dia merupakan kejuaraan kedelapan kalinya dilaksanakan.
“Ajang ini juga jadi ajang pembinaan atlet khususnya klub-klub di Samarinda dalam mencari bibit potensial atlet usia muda, disisi lain ini juga kami gunakan sebagai barometer menilai keberhasilan selama memberikan pembinaan,” paparnya.
Zulfakar menilai memaksimalkan pembinaan atlet muda, PBSI Samarinda bakal mengagendakan 3 kali event dalam setahun. Menurut dia itu bukan jadwal yang terlalu mepet untuk mengukur keberhasilan pembinaan di daerah.
“sebelumnya kami sudah menggelar kejurkot, setelah itu mengikuti kejuaraan provinsi dan ketiga PU Cup ini, artinya semaksimal mungkin kami akan terus melakukan pembinaan berkelanjutan untuk mencetak atlet-atlet handal,” terangnya.
Mencapai prestasi terbaik untuk Kaltim, kata dia perlu ada campur tangan dan kepedulian semua pihak, baik pemerintah, pengurus maupun daerah-daerah untuk menjalankan pembinaan.
“Artinya, campur tangan semua pihak itu sangat diperlukan dalam mencapai prestasi terbaik, dengan adanya keseriusan dalam membina atlet,” pungkasnya. (rgn)