Breaking News
Home >> Nasional >> Pemerintah Bakal Bekukan Ormas Bermasalah

Pemerintah Bakal Bekukan Ormas Bermasalah

JAKARTA – Menko Polhukam Wiranto dan sejumlah menteri duduk bersama membahas organisasi kemasyarakatan (Ormas). Dia mengatakan perlu dilakukannya penertiban ratusan ormas yang tidak sejalan dan menghambat pembangunan.
“Kita membincangkan masalah ormas-ormas yang saat ini sangat banyak di Indonesia. Ormas sangat aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan di Indonesia tentu dibutuhkan suatu penertiban,” kata Wiranto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (29/11).
Wiranto menjelaskan ormas-ormas tersebut selama ini memiliki pergerakan yang berbeda-beda misalnya di bidang pertanian, HAM, pertambangan, dan sosial. Untuk itu, menurut dia, perlu sinkronisasi antara pemerintah dengan ormas itu.
“Dari situ kan kami bisa melihat bahwa seyogianya ormas sesuai tujuannya harusnya paralel dan sinkron dengan bagaimana kami membangun negeri ini. Kami harapkan berbagai aktifitas ormas itu memberikan kontribusi positif terhadap bagaimana kami mengelola negeri ini dan bagaimana pembangunannya nasional dijalankan,” urai Wiranto.
“Tapi ternyata kan kami lihat beberapa ormas justru kebalikan dari itu. Banyak membuat permasalahan di negeri ini,” imbuh dia.
Wiranto mengatakan pemerintah ingin melakukan pendataan lagi ormas-ormas yang nyata-nyata tidak lagi paralel. Sebab, ormas akan bersinggungan langsung dengan pembangunan di negeri ini.
“Sehingga dari sana, kami nanti mempelajari ormas-ormas mana yang nanti kami berikan peringatan. Untuk kembali masuk ke koridor yang sama dengan program-program pemerintah, kami dalam membangun berbagai aspek kehidupan di negara kita,” jelas Wiranto.
Lalu, ormas-ormas seperti apa yang akan ditertibkan? “Belum lah baru rapat tadi hasinya nanti akan kami lihat. Belum sampai (ada yang dicurigai) ke sana. Nanti akan kita lihat tadi kan kita beri membentuk kelompok kerja untuk mempelajari ini,” jawab Wiranto.
Wiranto menegaskan ormas yang melanggar Undang Undang akan diberikan peringatan terlebih dahulu sebelum ditindak tegas yaitu pembekuan. “Ormas itu kan ada Undang-undangnya, tentu ormas-ormas yang tidak lagi mematuhi Undang-undang yang dicantumkan dalam pembentukan ormas itu. Nanti tentu akan kami berikan langkah-langkah ya. Kami edukatif persuasif dulu, nanti setelah itu baru ada suatu peringatan yang keras sampai kepada pembekuan,” pungkas Wiranto.
Selain membahas ormas, Wiranto dan para menteri memperbincangkan perkembangan kondisi keamanan terkini. (dtc)