Breaking News
Home >> Politik >> Pemilihan Ketua PPP Ditangguhkan

Pemilihan Ketua PPP Ditangguhkan

TENGGARONG – Kepengurusan anyar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kukar harus lebih bersabar lagi. Sedianya, kerja tim formatur sudah rampung menyusun daftar nama pengurus partai Kabah itu. Tapi, semuanya harus ditangguhkan menyusul terbitnya aturan baru partai.
Tim formatur terbentuk pada Muscab PPP Kukar, 26 Oktober 2016 lalu. Tim ini diberikan waktu selama 14 hari untuk memilih ketua dan pengurus DPC PPP Kukar, namun hingga kepengurusan DPC PPP Kukar belum juga terbentuk.
Sekretaris Tim Formatur, Ahmad Zulfiansyah mengatakan, sebenarnya tim formatur ini sudah melakukan pertemuan pada 15 November 2016 lalu untuk memilih ketua dan pengurus DPC PPP Kukar. Namun kata dia, pemilihan tersebut dibatalkan karena ada perubahan regulasi di internal PPP Kukar, yakni regulasi berkenaan jumlah pengurus dan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan lima tahun kedepan.
“Jika sebelumnya itu hanya 21 orang pengurus harian, di regulasi baru ini ada 33 pengurus harian dengan 30 persen keterwakilan perempuan,” katanya saat ditemui media ini, Senin (21/11) kemarin.
Dengan perubahan regulasi itu, tim formatur minta penangguhan selama 10 hari untuk kembali menyusun kepengurusan sesuai regulasi baru tersebut, terhitung sejak 18 November 2016. Rapat tersebut dilaksanakan di Kantor DPW PPP Kaltim, Jalan Juanda, Samarinda.
“Kami sudah rapat menyusun kepengurusan baru, tapi karena regulasi lama diubah makanya kami minta penangguhan selama 10 hari. Alasannya karena regulasi baru ini maka kami belum siap cantumkan nama-nama pengurus,” terangnya.
Waktu 10 hari itu kata Ahmad Zulfiansyah memberi ruang bagi tim formatur menyusun kembali kepengurusan dengan menyesuaiakan dengan pola baru.
“Makanya sekarang kami siapkan nama-nama yang sebelumnya berada di pengurus bagian kemungkinan akan naik-kan jadi pengurus inti harian,” tegas Anggota Komisi I DPRD Kukar ini. (ami)