Kandungan Gizi Durian
Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 147
Jumlah Lemak 5 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 2 mg
Kalium 436 mg
Jumlah Karbohidrat 27 g
Serat pangan 3,8 g
Protein 1,5 g
Vitamin A 44 IU Vitamin C 19,7 mg
Kalsium 6 mg Zat besi 0,4 mg
Vitamin B6 0,3 mg Vitamin B12 0 µg
Magnesium 30 mg
Pemkot Dinilai Tak Transparan

Pemkot Dinilai Tak Transparan


korankaltim
korankaltim
2016-10-06 05:00:33
Terkait Lima Pegawai yang Diberhentikan Sementara karena Korupsi dan Narkoba



SAMARINDA - Lima pegawai di lingkup Pemkot Samarinda sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini berstatus sebagai tahanan. Kendati tidak disebutkan siapa saja mereka yang meringkuk di balik jeruji besi tersebut namun beberapa instansi saat ini menjadi sorotan karena jadi tempat bekerja para pegawai tersebut.

Penjabat Sekkot Samarinda Hermanto menjelaskan, pihaknya sudah merapatkan masalah ini dengan tim yang telah dipercaya yaitu tim Penanganan Pelanggaran Disiplin (TP2D). “Setelah rapat bersama, kami memutuskan untuk memberhentikan sementara kelima pegawai itu karena mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka tipikor (tindak pidana korupsi) dan narkoba sebab saat ini menjadi tahanan kepolisian,” jelas Hermanto,

Mereka yang dipecat berasal dari Inspektorat Daerah (Itda), Badan Penanggulana Bencana Daeah (BPBD) dan Satuan Polisi Pamong Praja. “Posisi mereka yang saat ini diberhentikan sementara juga sudah kami ganti dengan pejabat lainnya yang lebih berkompeten seperti Kepala Satpol PP kan saat ini sudah kami angkat Aji Syarif Hidayatullah Dayat,” tambahnya.

Terpisah Wakil Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Suparno meminta kepada Pemkot Samarinda agar bisa membeberkan siapa saja kelima pegawai tersebut agar masyarakat tidak salah menduga. “Kami sudah pernah mendesak pemkot untuk membeberkan bahkan sejak tes urine April 2016 silam siapa saja yang terlibat narkoba dan sekarang jelas ada lagi pegawai yang terlibat korupsi dan ditahan. Dalam hal ini pemkot tidak menunjukkan sikap transparansi,” tutur Suparno.

Namun Suparno menegaskan wakil rakyat mendukung penuh sikap pemkot yang memberhentikan sementara pegawai yang terlibat korupsi tersebut. “Tapi paling tidak ada inisial nama yang dibeberkan agar tak salah menduga,” tambahnya.

Dari lima nama yang diberhentikan sementara tersebut, yang pasti hanya satu orang yang sudah diketahui publik, yaitu mantan kepala Satpol PP Makmun Andi Nuhung yang terlibat korupsi pengelolaan dana hibah KONI Samarinda 2014 senilai Rp64 miliar. Meski telah diberhentikan dari jabatannya, Makmun dan tersangka lainnya tetap mendapat gaji dan tunjangan sampai keputusan hukum telah ditetapkan. (ms315)

loading...

baca LAINNYA

korankaltim
korankaltim
2 months ago | dibaca 562 kali
img