Home >> Bontang - Kutim >> Pemkot Kampanye Hemat Anggaran

Pemkot Kampanye Hemat Anggaran

BONTANG – Krisis anggaran yang melanda Bontang memaksa Pemkot mengkampanyekan gerakan hemat. Upaya penghematan dilakukan Pemkot menghadapi krisis keuangan di 2017. Langkah awal pelaksanaan gerakan hemat itu adalah dengan pemangkasan di sejumlah pos anggaran belanja pegawai. Pemkot juga mengeluarkan kebijakan menghapus anggaran BBM dan biaya perawatan kendaraan dinas, kecuali mobil ambulan, pemadam, angkutan sampah, bus sekolah dan bus pegawai.
Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menuturkan, dia dan Wali Kota Neni Moerniaeni telah menginstruksikan kepada seluruh pejabat, agar tidak menggunakan kendaraan dinas atau pribadi di awal pekan berangkat ke kantor. Bila ingin ke kantor diwajibkan naik bus Pemkot yang sudah disiapkan.
Upaya lainnya, lanjut Basri, penghematan juga dilakukan dengan memangkas anggaran makan dan minum di kesekretariatan hingga 80 persen. Kemudian, Pemkot mengimbau agar seluruh PNS yang beragama Islam, menjalankan puasa sunah pada hari Senin dan Kamis.
“Kami upayakan setiap Senin dan Kamis, tidak ada lagi makanan di masing-masing SKPD, selain itu cara lainnya untuk anggaran operasional kantor seperti ATK (alat tulis kantor) contoh penggunaan kertas, bisa bolak-balik, dan air listrik jika tidak perlu, mesti dimatikan,” ujar Basri.
Kebijkan penghematan lainnya, tambah Basri, yakni membatasi perjalan dinas pejabat, rinciannya untuk eselon dua level kepala dinas maksimal 8 kali dalam setahun, eselon III level kepala bidang dan kepala bagian maksimal 5 kali setahun, eselon IV setingkat kepala seksi 4 kali setahun.
Basri berharap, kebijakan yang diambilnya bersama Wali Kota Neni bisa dimengerti semua pihak. Dia juga meminta pengertian dari seluruh pejabat yang nantinya akan merasakan dampak program penghematan ini.
“Kami mohon dimengerti, bukan hanya tunjangan pegawai yang dikurangi tapi semua pos pengeluaran kita pangkas,” ungkapnya. (ram914)