Pemkot Perketat Pengawasan TKA


korankaltim
korankaltim
2016-10-12 05:00:54
BONTANG – Sebagai kota industry, Bontang tentu saja menarik minat tenaga kerja lokal dan tenaga kerja asing (TKA). Untuk memantau aktivitas tenag kerja asing di Kota Taman, Pemkot bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas 1 Samarinda menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) Selasa (11/10) kemarin.

Rapat Timpora dibuka oleh Asisten Administrasi Pemerintahan HM Bahri yang mewakili Walikota Bontang dan dihadiri Kepala Imigrasi Kelas 1 Samarinda Mujiono, Ketua Komisi 1 DPRD Agus Haris, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bontang Sony Suwito, serta perwakilan FKPD dan beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Bahri menyambut baik rapat Timpora ini. Menurut dia, dengan ditetapkannya Bontang sebagi kota industry, tentunya akan menjadi daya tarik tenaga kerja asing untuk bekerja ataupun sekadar melakukan magang. Untuk itu, melalui Timpora ini diharapkan keberadaan tenaga kerja asing bisa terus terpantau aktifitasnya.

“Kita bisa lihat di Badak LNG dan PT Pupuk Kaltim. Di sana mereka telah memanfaatkan tenaga kerja asing. Tentunya hal tersebut harus menjadi perhatian khusus Timpora untuk terus memantau aktivitas mereka yang sedang bekerja maupun magang. Pemerintah juga akan terus berupaya untuk memantau aktivitas orang asing di Bontang sebagai mana yang diatur dalam Perda yang telah disahkan,” jelas Bahri

Selanjutnya Bahri meminta agara sinergi Timpora dengan Pemkot Bontang bisa terus terjalin sehingga seluruh orang asing di kota ini bisa terdaftar dan terpantau aktivitasnya supaya dampak negatif dari orang asing bisa diantisipasi dan jangan sampai menimbulkan hal-hal tidak diinginkan.

“Kami juga meminta kerja sama perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing agar semantiasa kooperatif melaporkan aktivitas mereka ke Timpora atau ke Pemkot Bontang. Sekali lagi atas nama Pemkot Bontang saya memberikan apresiasi atas terbentuknya Timpora sehingga orang asing di Bontang bisa terdata dan terdaftar serta bisa terhindar dari penyalah gunaan visa,” terangnya. (ram914)

loading...

baca LAINNYA