Home >> Samarinda >> Pemkot Sepakat Transparan

Pemkot Sepakat Transparan

SAMARINDA – Keterbukaan persoalan dokumen publik memang seharusnya dilakukan dalam menjalani roda pemerintahan apalagi kalau itu menyangkut anggaran daerah dimana masyarakat wajib mengetahui peruntukannya.
Sayangnya Pemkot Samarinda sampai saat ini belum merealisasikan tranparansi anggaran tersebut secara utuh sebab didalam website pemerintahan, tidak ada mencatumkan penggunaan APBD secara jelas. “Saya tidak ada masalah untuk terbuka, lagian sekarang siapa sih yang tidak tahu kalau anggaran saat ini sedang defisit?. Saya sudah meminta kepada seluruh kepala SKPD untuk terbuka dengan persoalan anggaran,” ujar Walikota Syaharie Jaang.
“Semua kegiatan saya juga bisa dilihat oleh masyarakat di facebook saya itu lengkap semua. Kalau perlu ada rapat apapun tidak boleh ada yang tertutup, kabag humas harus lebih aktif dalam memberikan informasi ini,” imbuhnya.
Sebelumnya hal senada diungkapkan oleh Wakilnya Nusyirwan Ismail yang beranggapan selama ini sudah menjalan transparansi anggaran. “Kalau selama ini tidak ada masalah semua sudah berjalan dengan terbuka. Namun untuk hal ini saya tidak bisa berkomentar banyak. Bisa langsung lihat di websitenya Bappeda sudah jelas arah-arah pembangunan,” papar Nusyirwan. “Kalau sampai saat ini masih dinilai tidak transparan, saya tidak mengerti dibagian mana karena selama ini kami sudah terbuka.
Untuk lebih jelasnya coba ditanyakan dengan Pj Sekkot (Hermanto) karena beliau ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), sepenuhnya saya pun mendukung untuk keterbukaan dokumen publik,” tambahnya.
Terpisah Pj Sekkot Hermanto juga mengungkapkan hal yang serupa dengan sang pimpinan. “Tranparansi itu memang wajib dilakukan. Harusnya Humas bisa jemput bola tanyakan ke Bappeda untuk penerbitan datanya,” jelasnya
Ia menilai transparansi anggaran memang lebih baik diterapkan agar bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap pemerintahan yang telah berlangsung. “Kan sangat baik apabila dilihat masyarakat, kalau tidak berani di publikasikan tandanya sudah pasti ada kong kalikong,” pungkasnya. (ms315)