Home >> PEMPROV KALIMANTAN UTARA >> Pemprov Dukung Terselenggaranya Latsitardanus

Pemprov Dukung Terselenggaranya Latsitardanus

TARAKAN – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun menyampaikan, pemerintah provinsi akan mendukung penuh terselenggaranya Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitadarnus) XXXVII di Kalimantan Utara.
Hal ini disampaikannya saat menggelar rapat koordinasi persiapan Latsitadarnus XXXVII di gedung Serbaguna Pemkot Tarakan, kemarin (23/11). “Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan, apapun kegiatan yang sifatnya nasional selalu kami dukung,” ujar Badrun. Sebagai provinsi baru, lanjutnya, persiapan acara ini dilakukan sedini mungkin yang melibatkan banyak pihak di antaranya TNI, kepolisian dan instansi-instansi pemerintahan terkait.
Dikatakan Badrun, ini merupakan bentuk kegiatan pengabdian dari taruna wreda sebagai calon pemimpin masa depan yang unggul. Tarua wreda terdiri dari akademi angkatan darat, laut, udara dan akademi kepolisian serta dari IPDN.
Sesuai jadwal yang direncanakan, kegiatan ini akan diselenggarakan pada April dan Mei 2017 mendatang. Dengan melibatkan 1200 taruna yang akan disebar di beberapa daerah di 5 kabupaten/kota di Kaltara.
“Seluruh taruna akan melakukan berbagai kegiatan fisik maupun non fisik yang sudah disiapkan untuk daerah, dan juga kegiatan sosial lain,” kata Badrun. Adapun kegiatan tersebut di antaranya membantu pembangunan jalan berupa semenisasi, rehab rumah ibadah seperti masjid dan gereja, penanaman pohon serta kegiatan pegabdian lainnya.
Acara ini dikatakan Badrun bertepatan dengan hari ulang tahun Provinsi Kaltara. Ia berharap seluruh taruna bisa mengikuti peringatan hari lahir Kaltara bersama dengan pemerintah daerah pada 22 April mendatang. Sesuai jadwal yang telah disusun, pembukaan program Latsitadarnus XXXVII akan dilaksanakan di Tarakan.
Dalam kesempatan yang sama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono menerangkan, Latsitadarnus merupakan latihan akhir dari taruna di tingkat VI akademik angkatan dan akademik kepolisian. Latihan ini dilakukan selama 1 bulan sebelum akhirnya mereka dilantik. Dalam kegiatan ini juga akan dilibatkan beberapa praja tingkat VI IPDN.
“Perlu kami laporkan mengapa kita memilih Kaltara. Padahal sebelumnya kami sudah menetapkan akan diselenggarakan di Riau,” ujar Bayu Purwiyono. “Akhirnya kita pilih Kaltara dengan pertimbangan; pertama, ini adalah provinsi baru, kemudian merupakan medan sulit dan merupakan provinsi perbatasan,” ulasnya. (adv)