Published On: Jum, Agu 2nd, 2013

Pemuda Sodomi Bocah di Pasar Segiri

SAMARINDA – Seorang lelaki berinisial Fa (30), warga Jalan RE Martadinata, gang Villa Taruna, RT 38 Samarinda, dibekuk Polresta Samarinda karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur di salah satu ruangan kosong di lantai tiga kompleks Pasar Segiri Grosir Samarinda Ulu, kemarin.

Pencabulan dalam bentuk sodomi ini terjadi korban EB (6), bocah yang masih duduk di bangku salah satu SD di Samarinda ini, datang ke pasar bersama ibunya, Sr (27) untuk menghadiri seminar kesehatan. Saat itu korban pamit ke ibunya membeli susu di lantai dua pasar.

Pelaku yang kala itu melihat korban tengah berjalan sendirian langsung memanggil korban. “Saya melambaikan tangan memanggil dia dan dia mendekat,” kata pelaku di Mapolresta Samarinda.

Pelaku kemudian mengajaknya ke sebuah ruangan kosong di lantai tiga yang diketahui sebagai tempat ibadah. Kondisi yang tengah sepi saat ini membuat pelaku melancarkan niat jahatnya mencabuli korban dengan cara sodomi.

Ketika peristiwa itu berlangsung korban tidak melakukan perlawanan karena dirinya ketakutan. “Dia tidak melawan, mungkin dia takut, tapi saya tidak melakukan kekerasan kepadanya. Saya cuma bilang jangan teriak dan jangan bilang siapa-siapa,” imbuh pelaku yang menyandang tuna grahita atau keterbelakangan mental tersebut.

Setelah itu korban kemudian pergi mencari orangtuanya dan menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada ibunya. Setelah mendengarkan cerita anaknya tersebut, Sr langsung membawa anaknya ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksan.

“Saya dapat keterangan lisan dari dokter yang memeriksa anak saya bahwa di pinggir lubang anus anak saya terdapat luka memar. Selain itu juga masi ada bekas sperma yang tertinggal,” jelas Sr.

Tidak terima dengan kejadian tersbut, ibu korban melaporkan kasus tersbeut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Samarinda dan pelaku dengan mudah ditangkap. Ternyata kasus ini bukan yang pertama bagi pelaku melakukan tindak pencabulan anak di bawah umur. Fa mengaku pernah dipenjara karena kasus serupa. “Sebelumnya saya pernah dipenjara tujuh bulan,” Pungkasnya.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arief Prapro Santoso, Melalui Kasat Reskrim Kompol Feby Dp Hutagalung mengatakan pelaku kini telah di tahan di Polresta Samarinda dan dikenakan pasal perlindungan anak. “ Pelaku telah dua kali melakukan pencabulan dan kini kembali melakukan dan dijerat UU perlindungan anak,” papar Feby. (sar113)

Bagikan Berita Ini

  • Facebook
  • Twitter
  • Blogger

About the Author

korkal99 - Berita koran harian di kalimantan timur, Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Berau, Bulungan, politik, pemilu, pilkada, kriminal, olahraga, ekonomi

Email
Print
WP Socializer Aakash Web