Home >> Samarinda >> Pemulangan PSK Dipastikan Molor Lagi

Pemulangan PSK Dipastikan Molor Lagi

SAMARINDA – Konsistensi Pemkot Samarinda memulangkan untuk Pekerja Seks Komersial (PSK) pasca penutupan beberapa lokalisasi tahun lalu kembali dipertanyakan. Pasalnya, sejak dikeluarkan instruksi resmi Gubernur Kaltim Nomor 460/2454/DINSOS/2016 tentang penutupan lokalisasi, Juni 2016 silam, hingga kini belum ada satupun PSK yang dipulangkan padahal sudah ditargetkan usai Idul Fitri, Samarinda bebas lokalisasi.
Asisten III Pemkot Samarinda Ridwan Tassa sudah mengungkapkan kalau bulan ini ada rencana mulai memulangkan para PSK yang telah memiliki rekening agar uang sebesar Rp.5.050 juta bisa ditransferkan. “Kami memang pernah menargetkan urusan administrasi penghuni lokalisasi dilengkapi bulan Oktober ini agar mereka bisa dipulangkan. Namun pada kenyataanya hingga kini masih banyak yang belum memiliki rekening, lantas bagaimana dana santunan itu mau dicairkan. Mereka juga tak mau dipulangkan kalau dana tidak diberi,” papar Ridwan Tassa Senin (10/10) kemarin di ruangannya.
“Rencana memulangkan sebagian PSK yang memiliki rekening juga pernah kami bahas namun dikhawatirkan kalau tidak dikosongkan secara serentak mereka yang telah mendapatkan uang justru kabur ke lokalisasi yang belum ditutup,” ungkapnya.
Atas dasar kekhawatiran itulah rencana pemkot memulangkan seluruh penghuni lokalisasi kembali ditunda padahal anggaran dari pemerintah pusat disiapkan melalui pemerintah provinsi dibawah naungan Dinas Sosial Kaltim sudah ada.
Pemprov menganggarkan dana sebesar Rp1,5 miliar di APBD-Perubahan 2016 untuk memulangkan para PSK tersebut, sedangkan dana yang dialokasikan pemerintah pusat sekitar Rp17,2 miliar. “Kami pun sangat terbatas anggarannya, yang pasti kami hanya bertugas menyelesaikan pendataan dan membuka rekening untuk seluruh penghuni lokalisasi agar mendapatkan dana santunan, seperti komitmen Menteri Sosial (Khofifah Indar Parawansa),” pungkasnya.
Berdasarkan data yang dikumpulkan sejak 1 Juni lalu penghuni lokalisasi tersisa 457 orang namun hanya 82 orang yang sudah membuka rekening. Adapun lokalisasi yang terpantai oleh Dinas Kesejahteraan dan Sosial (Dinkesos) Samarinda yaitu Bandar Raya Solong, Bayur dan Suka Damai Loa Hui, Samarinda Seberang. (ms315)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*