Breaking News
Home >> Akademika >> Penderita Diabetes Diperkirakan 30 Ribu Orang
DIABETES : Ketua Persadia Balikpapan, Dr Lukman Hatta, Sp.PD memberikan penjelasan seputar diabetes di hadapan puluhan peserta.
DIABETES : Ketua Persadia Balikpapan, Dr Lukman Hatta, Sp.PD memberikan penjelasan seputar diabetes di hadapan puluhan peserta.

Penderita Diabetes Diperkirakan 30 Ribu Orang

BALIKPAPAN- Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Balikpapan baru mencatat sekitar 500 penderita yang terdata dalam data base penderita diabetes di Kota Balikpapan. Diperkirakan ada sekitar 25 ribu hingga 30 ribu penderita diabetes di Balikpapan.
Minggu (16/10) pagi, puluhan penderita diabetes bersama Persadia dan RSKD melakukan kegiatan rutin berupa jalan sehat, cek darah, diskusi ringan mengenai diabetes dan doorprize di halaman Rumah Sakit Kanujoso.
Ketua Persadia Balikpapan, Dr Lukman Hatta, Sp.PD mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan wadah berkumpul dan berdiskusi bagi penderita diabetes serta orang-orang yang peduli akan bahaya penyakit tersebut.
Dengan rutinnya kegiatan ini diharapkan pula Persadia dapat menjaring para penyandang diabetes yang belum bergabung untuk dapat sama-sama mengedukasi diri dengan harapan masyarakat dapat mencegah penyakit gula darah serta komplikasi-komplikasinya. “Sebenarnya untuk pasien diabetes olahraga itu tiga kali seminggu. Tapi ini hanya untuk remindin- lah juga dengan maksud untuk melakukan pemeriksaan gula darah yang memang dilakukan sebulan sekali. Tapi bukan berarti hanya ikut olahraga di sini, kita harapkan mereka di rumah pun tetap berolahraga,” ujarnya.
Kegiatan ini juga diselingi dengan pemberian materi mengenai diabetes untuk menambah pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan. Menurutnya masyarakat harus tetap diingatkan tentang penyakit diabetes termasuk komplikasinya.
“Kebetulan hari ini topiknya tentang ulkus diabetikum atau luka diabetes. Biasanya kan kalau luka susah sembuh bahkan terancam diamputasi. Makanya ini yang bicara dokter bedah supaya mereka tahu bagaimana caranya agar tidak sampai diamputasi,” tutur dr Lukman.
Dia berharap para penderita diabetes ke depannya dapat membawa pula keluarga terdekatnya untuk ikut dalam program ini sehingga keluarga juga dapat melihat dan mendengarkan langsung edukasi diabetes ini. “ Contohnya kita sudah berikan nasihat mengenai diet, tapi dari rumahnya tidak mengerti dan masih dimasakin yang berkalori tinggi. Kita harapkan mereka juga bawa sertakan keluarga pada kegiatan rutin ini agar pasangan atau anggota keluarganya yang peduli dengan diabetes jadi lebih paham apa yang harus dilakukan,” tandasnya.
Rencana Persadia Balikpapan pada Minggu, 20 November akan mengadakan kegiatan akbar untuk memperingati Hari Diabetes Dunia bertema “Healthy Living and Diabetes “ digelar di aula kantor walikota Balikpapan setelah senam diabetes yang dilangsungkan pukul 06.30 Wita.
Dr. Lukman menambahkan Balikpapan termasuk salah satu yang ditunjuk untuk menyelenggarakan acara itu. “ Hanya ada 17 kota di Indonesia yang merayakan World Diabetes Day. Karena kita dinilai aktif akhirnya Balikpapan dirujuk untuk melaksanakan acara itu,” ungkpanya.
Pada acara ini, Persadia akan mengundang Dr Agus Yuwono Sp.PD untuk mengedukasi masyarakat tentang diabetes. “Ada tiket jadi peserta senilai Rp30 ribu nanti perserta mendapatkan tas, kaos, dan dua kali snack. Nanti juga dilakukan periksa gula darah gratis, pemeriksaan gigi, serta konsultasi gizi dan dokter internis. Tiketnya bisa diambil di Sekretariat Persadia di Laboratorium Prodia, Ruko Bandar, Jalan Jenderal Sudirman depan Polresta Balikpapan, atau dapat dibeli langsung pada saat acara,” tukas dr Lukman. (din)